Hamdani Ajak DPRD dan Pemko Pekanbaru Cari Solusi Bersama Atas Semburan Gas di Tenayan Raya

Mawardi Tombang
Minggu, 7 Februari 2021 12:54:04

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru – Musibah menimpa Pondok Pesantren al Ihsan Boarding School berupa semburan gas dari dalam lubang sumur bor yang sempat viral beberapa hari ini dijaga ketat oleh petugas. Lokasi kejadian berada di Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau.

Untuk melihat kondisi terkini, Ketua DPRD Pekanbaru beserta rombongan, berkunjung langsung ke lokasi titik semburan gas yang berada di kawasan pondok pesantren Ihsan Boarding School Sabtu (6/2/2021).

“Kami mengucapkan turut prihatin atas kejadian yang tidak terduga ini yang menyebabkan kerusakan yang cukup besar. Hadirnya kami disini ingin memastikan secara langsung kondisi lokasi seperti apa. Kami beserta rombongan sangat terkejut dengan kejadian tersebut setelah mendengar cerita kronologi kejadian dari salah seorang ustad, yang menyebutkan ini merupakan sebuah kejadian mengerikan yang tidak pernah terduga, yaitu sebuah bencana.” kata Hamdani di sela-sela kunjungan.

Hamdani sempat melihat ke titik semburan gas serta lingkungan sekitar lokasi, yang merupakan gedung belajar dan asrama santri yang saat ini terlihat sudah rusak akibat semburan material dari dalam lubang yang menyemburkan gas beserta lumpur dan batu. Dirinya berharap, Pemerintah Kota Pekanbaru dengan OPD terkait segera memberikan perhatian khusus terhadap musibah yang dialami ini. Ia mengkhawatirkan pengaruh ke depannya. Karena itu harus ada kajian mendalam guna penanganannya.

“Kami akan berupaya baik secara pribadi maupun kelembagaan, berharap pemerintah daerah peduli, dengan melibatkan OPD terkait serta beberapa perusahaan dibidangnya yang sudah berpengalaman harapan kita ini segera teratasi, kita coba maksimalkan penaganannya, agar bisa tertangani dengan baik musibah ini.” ujar politisi PKS yang juga mantan presiden mahasiswa Universitas Riau ini.

Baca: Antisipasi Kemarau Mendatang, Bupati Kampar Perkuat Mitigasi Karhutla di Tingkat Desa

Menurut penuturan salah seorang penjaga pondok, musibah yang dialami ini mulanya berawal dari pengeboran sumur untuk kebutuhan santri pada pukul 14:00 WIB (4/2/2021), tak disangka ternyata tiba-tiba keluar semburan gas beserta air yang membawa pasir dan batu. Untuk menghindari hal tak terduga, para santri segera di ungsikan karena gas ini tidak terlihat dan rawan terhadap api kebakaran, sehingga sangat membahayakan jiwa santri.

Menurut Hamdani, lembaga DPRD Pekanbaru akan membahasnya dengan dinas terkait dan kita ajak beberapa perusahaan untuk berdiskusi mencari solusi penanganan yang baik dalam rapat dewan.

“Kami berharap ini bisa tercover dan pemerintah hadir. Ketika hal-hal bencana seperti ini. Maka kita akan duduk satu meja untuk mencarikan solusi. Pada prinsipnya kita akan upayakan mencari cara agar musibah ini segera tertangani dan para santri bisa aman dalam belajar,” tegasnya.

Lokasi kejadian saat ini dijaga ketat oleh petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, BNPB dan Tagana guna menghindari hal-hal yang membahayakan bagi masyarakat.***

Terkait
Bupati Kampar Serahkan LKPD Unaudited 2025: Pemkab Komit Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas
Bupati Kampar Serahkan LKPD Unaudited 2025: Pemkab Komit Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas
Bupati Kampar dan Belasan Ribu Masyarakat Ikuti Tradisi
Kapal Roro Bengkalis Segera Menggunakan e-Tiketing, Bak
Bupati Kampar Lepas  Ribuan Peserta Fun Run Dalam Rang
Lainnya
Sekretariat DPRD Bengkalis Menerima Kunjungan JMSI
Sekretariat DPRD Bengkalis Menerima Kunjungan JMSI
ASN Pemko Pekanbaru Akan Disanksi Jika Lakukan Mudik Le
Mahasiswi Tewas tanpa Busana, Motifnya Diduga Diperkosa
Nunggak Listrik, Kepala Perpustakaan Riau Sebut Karena
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Politik
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Global
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam
Hukum
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I