Haji Debarkasi Padang Meninggal Di Tanah Suci Jadi 13 Orang, Tujuh Berasal Dari Sumbar

Mawardi Tombang
Rabu, 21 Agustus 2019 09:55:18
Ilustrasi

Padang, (ANTARA),KANALSUMATERA.com - Haji asal Sumatera Barat dan Bengkulu dalam Debarkasi Padang yang meninggal dunia di Tanah Suci bertambah menjadi 13 orang per 21 Agustus 2019 menurut data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat Irwan di Padang, Rabu, tujuh dari anggota jamaah haji yang meninggal dunia berasal dari Sumatera Barat dan enam lainnya dari Bengkulu.

"Rata-rata berusia lanjut," kata Irwan, menambahkan usia anggota jamaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci berkisar antara 64 tahun dan 89 tahun.

Menurut data terkini PPIH Padang, anggota jamaah haji yang meninggal dunia antara lain Saleha Jamaludin Koto (82) dari Kloter 11 asal Bengkulu Utara, Jailani Ahmad Abdulgani (71) asal Lebong Bengkulu dari Kloter 12, Rabiah Martain Agus (84) asal Kota Padang Panjang dari Kloter 13, Nurlaila Sulaiman Ismail (86) asal Kabupaten Agam dari Kloter 3, Murhidah Muhammad Amin (83) asal Kota Bengkulu dari Kloter 8, Mansyur Daud Manan (89) asal Bengkulu dari Kloter 12, dan Nurhayati Bin Effendi (68) asal Pasaman Barat dari Kloter 2.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Mereka meninggal dunia di rumah sakit di Kota Suci Mekkah dan dimakamkan di Permakaman Sharaya yang ada di kota itu.

Selain itu dua orang yang meninggal dunia di Mina dan dimakamkan di Sharaya, serta tiga orang meninggal dunia menjelang wukuf di Arafah yakni Suhari Abu Subari (88) dari Kloter 14 asal Kabupaten Dharmasraya, Layong Kara Ayub (72) dari Kloter 16 asal Padang Pariaman, dan Zaini Sirin Hamid (70) dari Kloter 18 asal Kota Padang.

Suhari meninggal dunia pada 22 Juli 2019 di Madinah dan dimakamkan di Baqi, Layong meninggal pada 29 Juli di Mekkah dan dimakamkan di Sharaya, dan Zaini meninggal di Mekkah dan dimakamkan di Sharaya.

Tahun ini jamaah haji yang berangkat dari Padang terdiri atas 7.035 orang yang terdiri atas 5.005 orang asal Sumatera Barat dan 1.940 orang asal Bengkulu. Jamaah dibagi dalam 18 kelompok terbang. Mereka didampingi oleh 80 petugas haji. (*)

Terkait
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta J
Lainnya
Tahun 2022, Bapeda Pekanbaru Berhasil Kumpulkan PAD dari Pajak 97 Persen
Tahun 2022, Bapeda Pekanbaru Berhasil Kumpulkan PAD dari Pajak 97 Persen
Terima Silaturahmi Kasi Intel Kejari Bangkinang, Begini
Dua Kapolsek dan Kasat di Polres Lingga Diganti
Elif Kubra Genc, Kagumi Alam Aceh
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind