Hadir di Indonesia, d`Clinic Kenalkan Teknologi Blockchain di Dunia Kesehatan

Mawardi Tombang
Kamis, 22 Agustus 2019 12:28:14
Direktur RSBP Batam, dr Sigit Riyarto

Batam, KANALSUMATERA.com - Kerjasama RSBP Batam dengan perusahaan kesehatan asal Singapura, d’Clinic International, berlanjut dengan membawa serta teknologi digital Blockchain.

d’Clinic adalah investor yang ingin membawa teknologi Blockchain tersebut dalam hal kesehatan. Dan Batam, terpilih menjadi daerah pertama di Indonesia untuk d’Clinic mengenal technologi tesebut di dunia kesehatan, karena RSBP Batam menawarkan kerjasama untuk teknologi ini.

Direktur RSBP Batam, dr Sigit Riyarto mengaku beruntung, d’Clinic membawa teknologi peradaban baru tersebut ke Batam. “Para pakar, dan seluruh perintis Blockchain datang dari seluruh Indonesia untuk mendukung,” kata Sigit, Selasa (20/8/2019)

Dia berharap, tidak sampai setahun kedepan, d’Clinic akan segera membangun fasilitasnya di RSBP Batam. Kemudian, teknologi ini sebentar lagi akan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Dalam teknologi pencatatan digital tersebut, semua catatan kesehatan akan tercatat dalam satu platform.

Sigit menyakini, teknologi ini kedepannya, akan sangat dibutuhkan masyarakat. Karena di era saat ini, financial technology dengan uang digital tidak bisa dihindari.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Saat ini, dirinya mengaku tengah menunggu sampai ada regulasi yang tepat. Kecanggihan teknologi tersebut, tentu harus diimbangi dengan peraturan-peraturan agar tidak ada yang menyalahgunakan.

“Block yang menjadi pemula disini adalah layanan kesehatan. Analoginya hampir sama dengan gojek gofood, dengan system digitalnya, Tapi kalau soal bitcoin kita masih menunggu kebijakan kominfo, yang jelas kita akan mengarah ke pembayaran digital,” paparnya.

Teknologi Blockchain sendiri yang dibawa d’Clinic, adalah system digital dengan beraneka ragam fungsi. Mulai dari melihat catatan kesehatan, hingga financial technologi dalam system pembayarannya berupa koin.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi mengatakan, saat ini teknologi Blockchain masih sangat tabu di mata masyarakat. Konsepnya sama dengan internet saat baru dikenali pada 1995.

Kedepannya, Informasi catatan kesehatan akan terdistribusi menggunakan teknologi dan bisa menjadi bagian dari proses otomasi dalam manajemen rumah sakit itu sendiri.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

“Bicara Blockchain bukan hanya bitcoin. Seperti internet yang fungsinya beragam. Begitu halnya dengan Blockchain, dimana salah satu fungsinya adalah bisa digunakan untuk kesehatan,” ujarnya

Kedepan, hadirnya Blockchain yang masuk dalam system pembayaran tidak terus di ranah kesehatan, bukan berarti menggantikan rupiah sebagai alat pembayaran di rumah dakit, tetapi membentuk alat untuk menyimpan nilai sebagai bentuk dari investasi.

“Sekarang eranya bukan lagi sebagai medium of exchange tetapi mengarah kepada the keeping of value, yaitu tempat untuk menyimpan nilai, jadi itu bagian dari investasi sebenarnya. Supaya orang kalau berobat atau perawatan lebih memudahkan dia dalam bentuk digital instrument,” jelasnya.

d’Clinic sendiri, adalah perusahaan yang merintis pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi terkini, sifatnya memberikan pelayanan untuk meningkatkan kesehatan dan meningkatkan kebugaran.

Edi mengharapkan dengan D’clinick ini masuk, nantinya tidak hanya memperkuat jasa layanan kesehatan, sehingga kalau perlu berobat tidak perlu keluar negeri.

Baca: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang

“Di d’clinick nantiya pasien datang tidak perlu sakit, namun juga bisa untuk perawatan diri seperti perawatan kecantikan, detox dan sebagainya. Jadi datang ke rumah sakit tidak dalam rangka sakit,” katanya.

Saat ini Kementerian Perekonomian tengah menyiapkan bagaimana memfasilitasi teknologi yang dikenal dengan Blockchain ini, bisa bermanfaat disemua sektor. Jadi, tidak hanya untuk rumah sakit tetapi juga manajemen logistic dikerjakan, pertanahan serta manajemen pemerintahan.

“Kami mendukung investasi di Batam dengan Blockchain, artinya bayar rumah sakit, data rumah sakit, data pasien, termasuk pembayarannya melalui system Blockchain. Biar pembayarannya lebih mudah. Kalau masyarakat mudah demand nya tidak hanya Batam, tapi juga diluar Batam. Namun tetap dengan markas Batam,” pungkas Kepala BP Batam, Edy Putra Irawadi.

Terkait
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Wako Sematkan Pin Pelopor Keselamatan ke Sekda Pekanbaru
Wako Sematkan Pin Pelopor Keselamatan ke Sekda Pekanbaru
Pemprov Ajak Masyarakat Kepri Sadar Pajak
Winda Idol Memeriahkan HUT ke-74 RI di Lobam
Biasa Jadi Tempat Belajar Berenang, Aliran Sungai Musi
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pendidikan
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar