Empat Hari Pencarian, Kalidun Datuak Malaka yang Dilaporkan Hilang di Agam Akhirnya Ditemukan

Mawardi Tombang
Jumat, 25 Oktober 2019 09:15:02
Tim Gabungan Pencarian Survivor, Kamis

AGAM,KANALSUMATERA.com- Empat hari melakukan pencarian, Kalidun Datuak Malaka (88) warga Jorong Subarang Pakan Usang, Nagari Malak Timur berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Kamis, (24/10), Kemarin.

Pencarian Survivor tersebut dilakukan oleh tim gabungan BPBD Agam, Basarnas, Damkar, Satpol PP, PMI, KSB Balingka serta masyarakat Malalak dan Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya.

Kalak BPBD Agam, Muhammad Lutfi melalui Kabid KL, Wahyu Bestari, mengatakan survivor ditemukan di wilayah hutan dekat Jorong Batung Ajung, dalam kondisi lemas dan kedinginan.

"Saat ini survivor itu sudah berada di Puskesmas Tanjung Raya, kemudian dirujuk ke RSU Yarsi Bukittinggi,"ujarnya kepada Minangkabaunews.com, Jumat, (25/10).

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Dilanjutkannya, tim ini sudah mendapat petunjuk sebelumnya dengan menemukan sejumlah pakaian, celana dan sandal survivor.

Pencarian survivor dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB, dengan membagi tim menjadi tiga tim pencarian, masing-masing bekisar 10 hingga 12 orang. Tim pertama Masyarakat Malalak yang sudah 3 hari berturut-turut melakukan pencarian.

Tim kedua disusur dari Benteng, Jorong Nagari, Nagari Sungai Batang. Tim Dipimpin langsung Danton BPBD Agam, Mislim dengan jumlah anggota bekisar 10 orang.

Sementara, Tim Tiga, melalui Jorong Batu Ajung, Nagari Sungai Batang. Dua orang dari anggota BPBD, dua orang dari Damkar, selebihnya terdiri dari Wali Jorong Batung Panjang, dua orang warga Batu Ajung dan 6 orang anggota Komunitas Pemuda Generasi Hamka (KPGH) Tanjung Raya. Komunitas binaan Camat Tanjung Raya, Handria Asmi dan jajarannya.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

"Survivor akhirnya ditemukan oleh tim tiga didekat lokasi penemuan pakaian berupa baju, celana, sandal, dan kain sarung,"ungkapnya.

Sementara itu, Wali Jorong Batung Panjang, Irfan Caniago menjelaskan proses pencarian berhasil berkat kerja tim yang baik. Awalnya perjalanan melalui hutan rimba dari Jorong Batu Ajung dari pukul 09.00 WIB.

"Sekitar pukul 12.30 WIB, kami bertemu rombongan dari Malalak. Kami tim tiga mengikuti tim satu karena mereka mengetahui lokasi temuan pakaian pada pencarian sebelumnya. Sekitar pukul 13.00 WIB, sebuah pakaian kembali ditemukan Di sebuah pohon. Sekitar lokasi terlihat bekas orang tidur," terangnya.

Tidak lama kemudian, pencarian terus dilanjutkan arah ke bawah menuju aliran mata air. "Tiba-tiba beberapa orang anggota bersorak berteriak kuat, adanya temuan. Orang tua itu akhirnya ditemukan dalam keadaan lemas tanpa busana," ujarnya.

Baca: Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre

Penemu pertama Efendi atau Uo Marah (60) bersama kemenakannya Dayat (35). "Awalnya kami melihat sesuatu pergerakan yang Ameh di sebuah aliran anak sungai perbukitan tersebut. Setelah kami dekati, ternyata orang tua tanpa busana dalam keadaan tidur menyamping," jelas Uo Marah.

Tanpa menunggu lama, seluruh tim yang ada langsung berbondong ke sumber suara dan melakukan aksi cepat. Setelah diberi minum dan memeriksakan kondisinya, orang tua itu langsung diboyong dengan tandu darurat. Perjalanan dilanjutkan ke perkampungan dan menghubungi tim lainnya. Meminta ambulan untuk menunggu di lokasi pintu masuk hutan Jorong Batu Ajung.

"Alhamdulillah, proses penyelamatan berjalan aman dan lancar. Semua ini berkat kerja tim gabungan berkerjasama dengan kompak. Komunikasi selalu terjalin dengan baik sesama tim," pungkas Irfan Caniago, Wali Jorong Batuang Panjang. (JNS)



Lainnya
DR Ikhsan: Pemko Pekanbaru Harus Sambut Niat Baik Syahrul Aidi Terkait Banjir
DR Ikhsan: Pemko Pekanbaru Harus Sambut Niat Baik Syahrul Aidi Terkait Banjir
Syahrul Aidi Bawa 300 Milliar Dana APBN Untuk Inhil
Adanya Buku Nikah 'Aspal', Berikut Klarifikasi dan Lang
Protes Dengan Berenang Dijalan Berlubang
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Politik
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Pa
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fr
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T