Dukungan Peralihan PPPK ke PNS, Ustad Abdul Somad Apresiasi Keinginan Guru PPPK

Mawardi Tombang
Rabu, 9 Juli 2025 19:31:22

‎Rimbo Panjang, KANALSUMATERA.com – Dukungan terhadap keinginan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) semakin menguat. Kali ini, dukungan datang dari ulama terkemuka Indonesia, Ustad Abdul Somad (UAS), setelah menerima kunjungan dari perwakilan Ikatan Pendidik Nusantara (IPN) di kediamannya di Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, pada Rabu, 9 Juli 2025.

‎

‎Perwakilan IPN yang dikomandoi oleh Said Syamsul Bahri dan jubir Dr. Nurmin, serta Suhudi, Ustad Zulheri, M.Pd., Ustad Sunardi, dan Abdul Masykur. Dr. Nurmin, sebagai juru bicara perwakilan IPN, menyampaikan aspirasi utama rekan-rekan pendidik di seluruh Nusantara.

‎

‎"Kami berharap dapat diangkat dari ASN PPPK menjadi ASN PNS. Secara aturan, status PNS menjamin kesejahteraan di hari tua, sementara PPPK belum memiliki regulasi yang jelas mengenai jaminan tersebut," ujar Dr. Nurmin.

Baca: Diskop UKM Meranti Dukung Gagasan Zona Ekonomi Barat, Tegaskan Kajian Kelayakan Jadi Prioritas

‎

‎Said Syamsul Bahri, selaku Sekretaris Jenderal IPN Riau, mengungkapkan harapannya agar IPN dapat difasilitasi oleh Ustad Abdul Somad untuk bisa bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia di Istana Negara.

‎

‎"Meskipun kemarin kami sudah memasukkan surat ke Kementerian Sekretariat Negara di Jakarta, kami berharap silaturahmi dengan Ustad Abdul Somad ini dapat menyuarakan aspirasi besar kami ini ke pemerintah pusat. Gerakan kami ini membawa hak orang banyak," tambahnya.

‎

Baca: TVRI Riau dan Pemprov Riau Perkuat Sinergi, Matangkan Rencana Nobar Piala Dunia 2026

‎Mitiar Hamid Kampai, Sekretaris Jenderal II Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pendidik Nusantara, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesediaan Ustad Abdul Somad menerima kunjungan mereka.

‎

‎"Kami sangat berterima kasih kepada Ustad Abdul Somad yang telah menerima Ikatan Pendidik Nusantara di kediamannya. Semoga langkah silaturahmi awal ini menjadi jembatan komunikasi yang efektif agar keinginan ribuan pendidik Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Pendidik Nusantara dapat sampai langsung kepada Bapak Presiden Republik Indonesia," kata Mitiar.

‎

‎Mitiar Hamid Kampai juga berharap para pendidik PPPK mendapatkan diskresi dari Presiden, sebagaimana yang telah diberikan kepada rekan-rekan dosen.‎"Kami berharap agar Bapak Presiden dapat memberikan diskresi kepada kami, seperti yang diberikan kepada dosen. Kami berada di bawah undang-undang dan payung hukum yang sama, yaitu Undang-Undang Guru dan Dosen," tegasnya, merujuk pada pemberitaan sebelumnya yang menunjukkan dukungan terhadap guru PPPK untuk diangkat menjadi PNS.

Baca: Menjelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

‎

‎Dengan adanya dukungan dari Ustad Abdul Somad, diharapkan aspirasi para pendidik PPPK untuk beralih status menjadi PNS dapat semakin diperhatikan dan segera menemukan titik terang dari pemerintah pusat.



Terkait
BBM Subsidi Langka,  Yasser Hamidi Desak Pertamina Gerak Cepat
BBM Subsidi Langka,  Yasser Hamidi Desak Pertamina Gerak Cepat
Di Balik Penunjukan Plt. Kadiskes Kampar: Antara Pengun
Pemkab Kampar Ikuti Zoom LKPD Tahun 2025 Bersama Dirjen
Usulan Pajak Air Permukaan Batang Sawit untuk Korporasi
Lainnya
Konsultasi Publik RKPD Tahun 2025, RSUD Bangkinang Raih Juara I Lomba InovasI
Konsultasi Publik RKPD Tahun 2025, RSUD Bangkinang Raih Juara I Lomba InovasI
Rektor UR Cup 2022, Tim UIN Suska Riau Berhasil Kalahka
Padang Panjang Terima Penghargaan Wahana Tata Nugraha
Pengawal Gubernur Sumsel Cekcok dengan Wartawan Saat UM
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Surv
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan