DLHK Pekanbaru Kembangkan Sistem Sanitary Landfill Kelola TPA Muara Fajar

Mawardi Tombang
Jumat, 5 November 2021 08:46:49
Plt Kadis DLHK Pekanbaru saat mendampingi Wako Pekanbaru DR Firdaus mengunjungi TPA Muara Fajar beberapa waktu lalu

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru terus berbenah dan gencar dalam penanganan persoalan sampah di Kota Pekanbaru. Baik sampah di tepi jalan maupun di selokan. Baik di tepi jalan atau perumahan. Hal ini dilakukan agar Kota Pekanbaru makin bersih dan nyaman di pandang mata.

Bahkan, petugas DLHK Pekanbaru setiap hari mengangkut sampah yang ada di sudut Kota Pekanbaru, kemudian dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA). Selain itu juga dengan melakukan pembenahan secara terpadu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Muara Fajar.

"Fokus pembuangan sampah semestinya terkoneksi dengan baik dari hulu menuju hilir. Kita upayakan pembenahan secara terpadu agar pembuangan sampah di hilir tidak lagi terkendala seperti sebelumnya. Salah satunya fokus membenahi TPA di Muara Fajar," ujar Hendra Afriadi SH M.Si, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Ahad (31/10/2021) kepada awak media.


Baca: Ombudsman Riau Buka Posko Aduan Pengambilan Ijazah, Alumni SMA/SMK Dipersilakan Melapor

Plt Kadis DLHK Pekanbaru saat mendampingi Wako Pekanbaru DR Firdaus mengunjungi TPA Muara Fajar beberapa waktu lalu

Dijelaskan Hendra Afriadi, saat ini pihaknya tengah fokus melakukan sejumlah pembenahan dan perbaikan di TPA Muara Fajar.

"Ada sejumlah penanganan yang tengah kita lakukan. Insya Allah kalau semua berjalan dengan lancar. Hilir pembuangan sampah di Kota Pekanbaru bisa tertata dengan baik," tegasnya lagi.

Baca: Bupati Kampar Pimpin Penanaman Pohon pada Penghijauan Ekoteologi IPARI di Salo

Fokus penanganan TPA Muara Fajar ada beberapa tahapan yang kita kerjakan, antara lain:
• Pembuatan Jalan Operasi di atas sel sampah
• Perbaikan saluran lindi yang tersumbat
• Pembentukan lereng sampah dekat bangunan penunjang
• Penutupan tanah di atas lereng sampah yang terbentuk
• Penanaman rumput di atas tanah penutup
• Pemasangan Pipa Gas
• Meratakan Timbunan sampah yang sudah menggunung
• Pengerukan lumpur di bak anaerobik di IPL

• Perbaikan jembatan Timbang
• Perbaikan pagar

Untuk Pembuatan Jalan Operasi di atas sel sampah, pihaknya tambah Hendra Afriadi membutuhkan dua jenis alat berat yakni Excavator dan Bulldozer.

"Excavator untuk memindahkan sampah dengan jarak paling pendek serta menggunakan lengannya untuk jarak yang panjang. Serta Buldozer untuk memindahkan dan meratakan sampah dengan jarak sekitar 20 meter," katanya menjelaskan.

Baca: Wabup Kampar Tutup Kejuaraan Grasstrack dan Motocross, Dorong Lahirnya Pembalap Berprestasi

Selanjutnya pihaknya juga mulai mengatasi saluran lindi yang tersumbat agar alur distribusi sampah bisa berjalan dengan baik. Selain itu tambah Hendra juga melakukan pembentukan lereng sampah dekat bangunan penunjang serta penutupan tanah di atas lereng sampah yang terbentuk. Kemudian juga melakukan penanaman rumput di atas tanah penutup serta pemasangan pipa gas.

Selanjutnya pihaknya juga akan melakukan pemasangan pipa gas dan meratakan timbunan sampah yang menggunung. Setelah semua tertata dengan baik, DLHK Pekanbaru akan melakukan perbaikan jembatan timbang serta perbaikan pagar.

Hendra berharap mekanisme penanganan sampah di TPA Muara Fajar akan lebih tertata lebih baik kalau tahapan-tahapan perbaikan bisa kita maksimalkan.

"InsyaAllah akan tertata lebih baik dan TPA Muara Fajar nantinya akan terkelola dengan sempurna," tegasnya menambahkan.

Baca: Hadiri HUT ke-26 APKASI, Bupati Kampar Perkuat Kolaborasi dan Peluang Kerja Sama Antar Daerah

Terakhir pihaknya mengharapkan dukungan masyarakat Kota Pekanbaru agar pola penanganan sampah di TPA bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus, ST, MT.

"Harapan kita seperti itu sehingga penanganan sampah di Hilir bisa tertata dengan baik dan bisa mengeliminir penumpukan seperti pola Sanitary Landfill," katanya lagi.

Ketika ditanyakan lagi konsep Sanitary Landfill di daerah mana di Indonesia yang saat ini terbaik penanganannya, Hendra secara tegas mengatakan di Balikpapan atau tepatnya di TPA Mandar. "Saat ini kita mengacu seperti halnya TPA Mandar," katanya menambahkan.

Terakhir Hendra berharap penanganan TPA Muara Fajar dengan pola Sanitary Landfill akan memperbesar peluang Kota Pekanbaru bakal mendapatkan Piala Adipura. "Harapan DLHK Kota Pekanbaru di masa akhir kepemimpinan Dr H Firdaus, ST,MT, Kota Pekanbaru mendapatkan adipura yang selama ini kita impikan," harapnya.

Baca: Ribuan Warga Semarakkan Pembukaan MTQ XLIV Provinsi Riau di Kuantan Singingi

Sanitary landfill adalah sistem pengelolaan atau pemusnahan sampah dnegan cara membuang dan menumpuk sampah di lokasi yang cekung, memadatkannya, dan kemudian menimbunnya dengan tanah. Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang dioperasikan dengan sistem sanitary landfill akan meminimalisir dampak pencemaran, baik air, tanah, maupun udara, sehingga lebih ramah lingkungan. Hal ini tentunya menjadi solusi yang baik dibandingkan dengan sistem penimbunan sampah terbuka (open dumping).

Sistem Sanitary Landfill

Baca: Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Selama Empat Belas Hari

Sederhananya, sanitary landfill adalah tempat di mana sampah diisolasi dari lingkungan sampai aman. Aman maksudnya di sini adalah, sampai sampah tersebut sudah benar-benar terdegradasi secara bilogis, kimia, dan fisik.

Sanitary landfill adalah sistem pengelolaan sampah yang biasanya lokasi yang digunakan jauh dari pemukiman. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari berbagai masalah sosial karena bau menyengat yang dihasilkan dari pembusukan sampah. Sanitary landfill adalah sistem yang juga dilakukan agar bibit penyakit yang ada dalam sampah tidak sampai ke wilayah pemukiman.

Metode pengelolaan sampah dengan sanitary landfill adalah metode yang paling umum digunakan di banyak negara, termasuk Indonesia. Banyak lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di negara ini yang menggunakan metode ini.

Sebuah wilayah yang menjadi tempat pembuangan akhir (TPA) yang menggunakan sistem sanitary landfill, harus memiliki beberapa elemen, salah satunya yaitu Lining system, atau bagian terbawah yang bersentuhan dengan tanah. Bagian ini biasa terbuat dari campuran tanah dan bentonite agar cairan dari pembusukan sampah tidak akan merembes ke dalam tanah dan mencemari air tanah. Kemudian, ada pula leachate collection system atau lindi, yang merupakan cairan yang keluar dari pembusukan sampah dan terkontaminasi oleh berbagai bahan kimia atau bakteri. ***



Terkait
Bupati Kampar Terima Silaturahmi Ketua Pengadilan Agama Bangkinang, Perkuat Sinergi Pelayanan Hukum
Bupati Kampar Terima Silaturahmi Ketua Pengadilan Agama Bangkinang, Perkuat Sinergi Pelayanan Hukum
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Li
Bupati Kampar Melayat ke Rumah Duka Tokoh Masyarakat De
Gercep.. Polda Riau akan Perbaiki 26 Jembatan se-Riau:
Lainnya
Hotspot Riau Menurun, Kampar dan Pelalawan Masih Jadi Wilayah Terbanyak
Hotspot Riau Menurun, Kampar dan Pelalawan Masih Jadi Wilayah Terbanyak
BPBD dan Dinsos Kampar Siaga, Sungai Subayang Meluap: 7
Imigrasi Sudah Layani Pengurusan Paspor di MPP Pekanbar
Turis Asal Malaysia Dominasi Kunjungan ke Sumbar
Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Nasional
Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Puan Minta Kekuatan APBN Dikaji
Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Puan Minta Kekuatan APBN Dikaji
HUT ke-81 TNI Batal di Monas, Upacara Dipindah ke Mabes
UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Aturan Baru Penguasaan
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan