Di Jambi, STNK Kendaraan Mati Selama 2 Tahun Dianggap Kendaraan Bodong

Mawardi Tombang
Selasa, 13 Agustus 2019 13:22:25

Jambi, KANALSUMATERA.com - Hati-hati bagi anda yang ada di Provinsi Jambi, terkhusus pemilik kendaraan bermotor. Jika pajak Surat Tanda Kepemilikan Kendaraan Bermotor (STNK) tidak dibayar selama 2 tahun, maka Pemprov Jambi menganggapnya sebagai kendaraan bodong. Berlaku untuk semua jenis kendaraan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M. Dianto, saat membuka rapat koordinasi (Rakor) Peningkatan Pendapatan Daerah tahun 2019, di salah satu Hotel di Kota Jambi, Senin (12/8).

"Berdasarkan peraturan terbaru, jika sudah 2 tahun tidak membayar pajak setelah habis masa pergantian pelat kendaraan, maka kendaraan tersebut dianggap bodong," jelasnya.

Sementara itu, hal yang sama juga ditegaskan Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Jambi, Agus Pirngadi. Ia mengatakan setelah 2 tahun masa STNK habis, kendaraan yang tidak membayar pajak akan dianggap bodong.

"Setelah 2 tahun masa STNK habis, sejak 5 tahun masa STNK berlaku tidak dibayarkan pajak, dan tidak melakukan pengesahan ditambah 2 Tahun, berarti 7 tahun akan dihapus datanya dan dianggap bodong," pungkasnya.

Saat ini memang tengah dilakukan sosialisasi terkait peraturan penghapusan legalitas kendaraan, Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009, yang mewajibkan pemilik kendaraan harus membayar pajak.



Lainnya
Pemkab Kampar Libatkan UMKM dalam Gelaran Nobar Final Piala Dunia di Taman Kota Bangkinang
Pemkab Kampar Libatkan UMKM dalam Gelaran Nobar Final Piala Dunia di Taman Kota Bangkinang
Wabup Bengkalis Ikuti Rapat Inflasi dengan Mendagri, Ba
Bersama Rektor dan Tiga Fakultas di UIR, Bawaslu Rohil
Tabrakan dengan Burung Penyebab Citilink Putar Balik ke
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI