Hujan Es Turun di Pidie Aceh

Amar
Rabu, 6 Maret 2019 21:22:19

KANALSUMATERA.com – Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blangbintang, Aceh, Zakaria Ahmad, di Aceh Besar menanggapi terkait hujan es disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie kemarin, Selasa (5/3). Menurutnya, kejadian tersebut bukanlah hal mistis ataupun fenomena langka, namun kejadian biasa dan sering terjadi.

“Jadi, kalau menurut BMKG hujan es itu hal yang sering terjadi dan bukan fenomena langka,” kata Zakaria saat dikonfirmasi AJNN.

Sambung Zakaria, ada beberapa sebab terjadinya hujan es tersebut, yakni permukaan awan yang sangat dekat dengan bumi, serta di bawah awan terdapat suhu yang sangat dingin, sehingga ketika es tersebut jatuh ke bumi tidak sempat mencair karena jarak awannya yang terlalu dekat.

“Terjadinya hujan es ini, biasanya jika ada awan cumulonimbus (Cb) yakni sebuah awan vertikal menjulang (keluarga D2) yang sangat tinggi, padat, dan terlibat dalam badai petir dan cuaca dingin lainnya," katanya

Dia menjelaskan, awal terjadinya umulonimbus, pertama awan itu menjulang tinggi yang seperti bunga kol, dari awan tersebut berubah menjadi awan Cumulonimbus yang berwarna abu-abu atau hitam, udara di sekitar juga terasa lebih dingin, serta mempercepat butir es tersebut jatuh ke bumi,” jelas Zakaria.

Dalam hal ini, Zakaria mengimbau kepada seluruh masyarakat, supaya tidak perlu khawatir akan terjadinya hujan es tersebut. akan tetapi jika ada awan cumulonimbus segera berlindung di bawah bangunan yang kokoh, karena awan itu bisa menyebabkan petir, angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang.

“Dan untuk Aceh saat ini lagi memasuki musim pancaroba, dan untuk tiga hari ke depan diperkirakan untuk sejumlah daerah, seperti, Pidie, Pidie Jaya, Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Tengah, Aceh Singkil akan terjadi angin kencang, oleh karenanya masyarakat kami imbau waspada,” ungkap Zakaria.ajn.ks



Lainnya
Dukungan Peralihan PPPK ke PNS, Ustad Abdul Somad Apresiasi Keinginan Guru PPPK
Dukungan Peralihan PPPK ke PNS, Ustad Abdul Somad Apresiasi Keinginan Guru PPPK
Peserta Khitan di Puskesmas Kampa, Edi Efrizon Berikan
Tak Cuma Di Solsel, Sabarudin Ditemukan Tewas Leher Ter
Mahasiswa UMP Meninggal Dunia Saat Ikut Diksar di Gunun
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan