Dari 9 Biro, Ratusan Tenaga Kontrak Kantor Gubernur Aceh Dirumahkan

Amar
Senin, 7 Januari 2019 10:20:57

BANDA ACEH, KANALSUMATERA.com - Ratusan tenaga kontrak di Sekretariat Daerah (Setda) Aceh terpaksa harus dirumahkan untuk sementara waktu, hal itu karena belum adanya perpanjangan Surat Keputusan (SK) untuk 2019.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Aceh Rahmat Raden mengatakan para tenaga kontrak tersebut dirumahkan karena belum dikeluarkannya SK baru untuk 2019 setelah berakhirnya kontrak lama sejak 31 Desember 2018.

"Kontraknya sudah habis terhitung 31 Desember 2018. Kontrak baru belum ada. Iya sementara dirumahkan," kata Rahmat Raden saat dikonfirmasi, Minggu (6/1).

Rahmat mengaku tidak mengetahui jelas total tenaga kontrak yang dirumahkan saat ini karena data tersebut wilayahnya Biro Organisasi. Dan ia hanya menyebutkan ada ratusan orang dari sembilan Biro di Setda Aceh.

"Ada sembilan Biro, jumlahnya saya tidak tau pasti. Biro Organisasi yang kuasai itu," ujarnya.

Rahmat menyampaikan, hal itu merupakan bagian dari pembinaan terhadap tenaga kontrak yang kurang disiplin, serta penataan kembali Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai Peraturan Gubernur Aceh (Pergub) Nomor 58 Tahun 2018 tentang manajemen kinerja ASN. Dan juga untuk mengoptimalkan kinerja ASN.

Selain itu, kata Rahmat, persoalan ini juga termasuk pada penyesuaian dengan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Tetapi, lanjutnya, bagi tenaga kontrak yang masih sangat dibutuhkan kedepan akan segera dipanggil kembali oleh Biro masing-masing secara bertahap, dan pemanggilannya bakal dilaksanakan mulai minggu depan.

"Nanti yang dianggap perlu dan mendesak akan dipanggil lagi," ungkap Rahmat.ajnn/ks

Lainnya
Bupati Bengkalis Kunjungi Bantan Timur, Fokus PAUD Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Bupati Bengkalis Kunjungi Bantan Timur, Fokus PAUD Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Bupati Rohil Hadiri Mukernas DPP Abituren Kesamus di Ta
Hari Ini, Anggota Komisi V DPR RI Kunjungi Riau: Beriku
Polisi Bekuk Pembunuh Remaja yang Mayatnya Mengapung di
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat Puji Pelaksanaan Haji 2026 Namun Memberikan Catatan Perbaikan
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat Puji Pelaksanaan Haji 2026 Namun Memberikan Catatan Perbaikan
Trik dan Tips Menyimpan Daging Kurban: Panduan Resmi da
Ahli Gizi Ingatkan Batas Aman Konsumsi Daging, Maksimal
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I