Camat Tuah Madani dan Binawidya Turun Sterilkan Sampah, Ajak Masyarakat Berperan Aktif

Mawardi Tombang
Selasa, 5 Januari 2021 17:14:05

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Dalam membanty Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Pekanbaru dalam penyelesaian sampah di kecamatan Tuah Madani dan Bina Widya, Setidaknya ada 8 titik lokasi penumpukan sampah yang menjadi sorotan di Kecamatan Bina Widya dan Tuah Madani sejak awal Januari, pasca kontrak dua perusahaan pengangkut sampah habis. Banyak tumpukan sampah di ruas jalan di Kota Pekanbaru.

Camat Tuah Madani yang juga Plt Camat Bina Widya Abdul Barri S.IP turun langsung bersama dua Sekcam Tuah Madani Rein Rizka Kahfi S.Stp dan Bina Widya Hendry Sahfitrah SH. MH serta personel Polsek Tampan dan Lurah Simpang Baru membersihkan tumpukan sampah di jalanan pada Selasa (5/01/2020).

Seperti disampaikan oleh Sekko dan juga Dinas teknis yakni DLHK , dalam persoalan penanganan sampah ini, perlu keterlibatan semua pihak.

"Tidak bisa dari pemerintah saja, masyarakat harus disiplin juga," kata Barri saat ditemui di salah satu titik TPS jalan HR Soebrantas Kelurahan Simpang Baru Bina Widya pada Selasa (5/1/2021).

Baca: Kado untuk Hari Jadi Riau ke-69, Hendry Munief Hadirkan Rumah Singgah di Pekanbaru

Camat Barri juga menegaskan sampah ini bukan salah siapa-siapa. Tapi ini harus diselesaikan dengan bersama, dengan cara untuk sementara mengeluarkan larangan membuang sampah di TPS yang letaknya dekat dengan keramaian. Karena jika tidak di keluarkan sebuah larangan maka hari ini kita ambil langkah untuk memindahkan sampah-sampah ini. Besok akan ada lagi dan seterusnya seperti itu. Sampai waktu yg tidak di tentukan terkait pihak dari DLHK yang masih dalam proses monitorium anggaran gaji petugas-petugas kebersihan yang biasanya bertugas.

"Dan sampai waktu yang belum bisa di tentukan ini pula mereka akan mungkin tetap melakukan mogok kerja. Maka ini tugas kita bersama, tidak ada yang salah " tegasnya

Camat Barri juga menegaskan agar Lurah dan perangkat Kelurahan sampai RT RW ikut peduli dengan lingkungan, terutama persoalan sampah. " Sesuai yang disampaikan oleh Sekda di media, saya intruksikan juga pihak kelurahan bantu DLHK untuk bersihkan tumpukan sampah. Sampai pemenang lelang angkutan sampah ditetapkan," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala DLHK Kota Pekanbaru Agus Pramono menyebut kondisi armada yang terbatas menyebabkan proses pengangkutan sampah butuh waktu lebih lama. DLHK harus menunggu pemenang lelang angkutan sampah. Mereka tidak bisa menunjuk begitu saja pengelola angkutan sampah jelang ada pemenang lelang.

Baca: Belum Gelar RAT, Ratusan Koperasi di Pekanbaru Terancam Dibubarkan

"Maka kita lakukan secara mandiri untuk pengangkutan sampah yang ada di tepi jalan ini," jelasnya.

Agus menyebut, untuk sementara waktu DLHK menggandeng FK RTRW Kota Pekanbaru. Mereka yang membantu pengangkutan sampah secara swadaya di lingkungannya.

Kerjasama ini rencananya berjalan sambil menunggu pemenang lelang angkutan sampah. Ia berharap pemenang lelang segera terpilih. "Kita sudah komunikasikan, agar bisa membantu pengangkutan ini untuk sementara," jelasnya. ***



Terkait
Mutasi Gelombang Kedua Tuntas, Seluruh Pegawai Lama Setwan DPRD Riau Dipindahkan
Mutasi Gelombang Kedua Tuntas, Seluruh Pegawai Lama Setwan DPRD Riau Dipindahkan
Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran, PUPR Kampar Fokus
Abdul Kasim Tegaskan Tak Ada Batas Waktu Rawat Inap BPJ
Terbaru dari Manokwari: Honorer Muda jadi CPNS, Usia di
Lainnya
Ketua DPRD Kampar Salut Dengan Program Camat Tambang
Ketua DPRD Kampar Salut Dengan Program Camat Tambang
Peringatan Sumpah Pemuda, Revolusi Mental Relevansi Kem
Ikan Berformalin Dalam Kapal Asal Malaysia Ditangkap di
Pemko Pekanbaru Rancang Lahan Superblok
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad