Jawab Keresahan Masyarakat Sumbar, Gubernur Mahyeldi: Tidak Benar Bandara BIM Berubah Status

Mawardi Tombang
Selasa, 21 Februari 2023 16:41:00
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah.

KANALSUMATERA.com - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menjawab keresahan masyarakat dan pelaku pariwisata di Sumbar terkait kekawatiran BIM tidak lagi bandara internasional.

Ia langsung memerintahkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumbar, Medi Iswandi menindaklanjuti ke Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenkomarves).

“Saya perintahkan Kepala Bappeda menindaklanjuti ke Kemenkomarves,” tegas Mahyeldi dihubungi, Senin (20/2).

Mahyeldi mengungkapkan, dari indikator Kemenkomarves, BIM masuk kategori bandara internasional yang dipertahankan. Dari indikator yang ditetapkan, BIM tidak masuk dalam rencana penutupan bandara internasional.

Kemungkinan tersebut juga diperkuat dengan zoom meeting antara Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dengan Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pariwisata Eknomi Kreatif (Kemenparekraf) dan institusi lainnya pada Agustus 2022.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Dalam kesempatan itu, BIM ditetapkan masuk sebagai bandara international komersil bersama denga empat bandara lainnya di Sumatera. Oktober 2022 mulai dioperasionalkan untuk internasional, sekarang sudah 15 bandara international yang dibuka.

Kepala Bappeda Provinsi Sumbar, Medi Iswandi saat dihubungi membenarkan perintah tersebut. Dirinya langsung melakukan peninjauan ke Kemenkomarves. Hasilnya, BIM memenuhi dua indikator yang ditetapkan untuk tetap bandara internasional.

“Kita sudah tinjau ke Kemenkomarves, mudah-mudahan BIM tidak masuk dalam rencana pengurangan bandara internasional. Informasi, bahkan BIM masuk dalam rencana 15 bandara internasional yang akan ditetapkan ke depan,”sebut Medi Iswandi, dihubungi dari Padang.

Informasi tersebut diberikan Medi dari Jakarta setelah bertemu langsung dengan Kemenkomarves. Kemudian melaporkan pada Gubernur Mahyeldi.

“Jadi tidak benar BIM itu berubah status,”sebutnya.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Dijelaskannya, dari informasi yang diperolehnya di Kemenkomarves, ada 15 bandara yang akan ditetapkan menjadi bandar internasional. Bandara yang akan ditetapkan menjadi internasional dengan indikator, bandara perbatasan, pintu masuk pariwisata dan pintu masuk cargo.

Sementara dari tiga indikator tersebut, BIM memenuhi dua kategori. Yakni, bandara yang melayani pintu masuk pariwisata dan bandara melayani pintu masuk perbatasan.

“Alhamdulillah BIM termasuk dari rencana 15 Bandara yang akan tetap dibuka karena BIM itu memenuhi dua indikator, sehingga masuk dalam 15 bandara internasional yang akan ditetapkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, BIM dikawatirkan akan tereliminasi menjadi bandara regional. Sehingga menyebabkan keresahan bagi pelaku pariwisata di Sumbar. Alasannya, jika BIM tidak lagi berstatus internasional maka akan mengancam kelangsungan pariwisata Sumbar.

Rencana penutupan sejumlah bandara internasional tersebut sesuai arahan Presiden untuk mengurangi bandara pintu masuk luar negeri.

Baca: Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre

Arahan itu dilakukan kajian oleh Kemenkomarves, Kemenhub, Kemenparekraf dan kementerian lembaga yang berhubungan dengan intelijen dan pertahanan negara.

Hasil kajian sementara, yang saat ini proses finalisasi masih berlangsung kemungkinan lebih dari 15 bandara yang akan ditetapkan menjadi bandara internasional. Sehingga jumlah 15 bandara bukanlah patokan pasti atau final.*



Lainnya
Dinas PUPR Kampar Perbaiki Akses Jalan Kampar Kiri Hingga Dapat Dilewati di Momen Lebaran
Dinas PUPR Kampar Perbaiki Akses Jalan Kampar Kiri Hingga Dapat Dilewati di Momen Lebaran
Terbaik di Bengkalis, UEK Perdana Mandiri Sejahtera Gel
Karang Taruna Riau Gelar Bulan Bhakti di Bengkalis, Had
Kader Posyandu Mekar Tanjung di Singkep Kerja Keras Men
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Politik
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pili
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat