Bupati Kampar Sampaikan Belasungkawa, Melayat ke Rumah Duka Tokoh Masyarakat di Tapung
KANALSUMATERA.com - Bangkinang – Bupati Kampar menunjukkan kepedulian dan empati kepada masyarakat dengan melayat ke rumah duka salah seorang tokoh masyarakat di Desa Kampung Petapahan, Kecamatan Tapung. Kehadiran Bupati bertujuan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Senin (07/07/2026).
Setibanya di rumah duka, Bupati Kampar disambut keluarga almarhum, para tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, serta warga yang telah memadati lokasi. Dalam kesempatan tersebut, Bupati bersama para pelayat memanjatkan doa agar almarhum diampuni segala dosa dan khilafnya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Baca: Bupati Kampar Wisuda 96 Lansia dan Luncurkan Lima Sekolah Lansia Baru
Bupati Kampar menyampaikan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan bagi masyarakat Desa Kampung Petapahan. Menurutnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang telah memberikan kontribusi dan pengabdian bagi lingkungan sekitarnya serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kampar, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, serta memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Bupati.
Baca: Kampar Pertahankan Peringkat 7 di MTQ XLIV Riau, Raih Juara Harapan II Stand Bazar
Kehadiran Bupati Kampar di rumah duka menjadi bukti nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap masyarakat, khususnya saat menghadapi musibah. Selain menyampaikan belasungkawa, momen tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat. Keluarga, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, dan warga yang hadir bersama-sama memanjatkan doa sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum, seraya memohon rahmat dan ampunan Allah SWT bagi almarhum. (Adv)
