Anggota Dewan Pijay Kunker, LSM Beri Sorotan Tajam

Mawardi Tombang
Kamis, 22 Agustus 2019 11:00:35
Badan Anggaran DPRK Pidie Jaya bersama SKPK

Kanalsumatra.com - MEUREUDU - Sebanyak 25 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya (Pijay) bersama enam staf Sekretariat Dewan (Sekwan) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Provinsi Jawa Barat pada bulan ini. LSM Pusat Kemanusian dan Penguatan Sosial (PKPS) Pijay langsung memberi sorotan tajam dengan menyebut hanya untuk jalan-jalan atau pelesiran jelang masa tugas berakhir.

Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekwan DPRK Pijay, Syarifuddin SSos, Selasa (21/8) mengatakan kunjungan kerja (kunker) bagi 25 anggota dewan serta enam staf sekretariat dewan telah diagendakan sebelumnya. "Mereka melakukan kunker ke beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Barat, seperti Bogor dan Ciamis selama lima hari kerja," jelasnya.

Dia menegaskan kegiatan ini yang dimulai Senin (19/8) sampai Sabtu (24/8) bukan untuk menghabiskan uang rakyat, akan tetapi untuk mengkaji beberapa perbandingan kebijakan daerah untuk dapat diterapkan di Pijay, sama seperti kunker sebelumnya. Dia mengakui saat ini, para anggota dewan melakukan kunker menjelang masa berakhir jabatan.

Dikatakan, sehingga terkesan seperti pemborosan uang publik, padahal seluruh amggota dewan tersebut tetap peduli kepada warga, terutama masyarakat miskin. “Mereka ingin melihat kebijakan yang diambil pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat untuk diterapkan di Pijay,” ujarnya.

Sementara, LSM PKPS Pijay menyesali kunjungan kerja itu, karena dilaksanakan jelang masa tugas berakhir di dewan. "Kami sangat menyesali pelisiran keluar daerah jelang berakhirnya masa tugas anggota dewan dengan menghaburkan uang rakyat hingga ratusan juta rupiah,"sebut Khairil Arista SH, Ketua LSM PKPS kepada Serambi, Rabu (21/8).

Dia menilai serangkaian keluar daerah pada detik akhir masa kerja sangatlah tidak memberikan manfaat untuk masyarakat, apalagi masa tugas berakhir pada 25 Agustus atau hanya tersisa empat hari ke depan.

Dia menambahkan kunker itu sangat kontras, karena tidak peka dengan nurani warga, karena pelisiran ini menguras uang rakyat hingga Rp 300 juta lebih. Dikatakan, dana itu seharusnya dapat dialihkan untuk pembangunan rumah duafa, sehingga jauh lebih bermanfaat.

"Padahal, mereka bersama Pemerintah Kabupaten sepakat untuk tetap peduli dengan rakyat miskin, tapi dalam posisi masa akhir jabatan, justru mereka menutup mata demi misi melancong," tuturnya.

Lainnya
Panen Raya Ikan Patin Yonif 132/BS, Wabup Kampar Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah
Panen Raya Ikan Patin Yonif 132/BS, Wabup Kampar Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah
Gercep.. Polda Riau akan Perbaiki 26 Jembatan se-Riau:
Ade Angga Minta Pemko Tanjungpinang Realisasikan Seraga
Nikmati Mewahnya Dermaga Eksekutif Bakauheni, Berikut J
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D