Alat Kelengkapan DPRD Kepri Disahkan

Mawardi Tombang
Rabu, 16 Oktober 2019 09:23:12
ilustrasi

Tanjungpinang, KANALSUMATERA.com - Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Provinsi Kepulauan Riau disahkan dengan merevisi tata tertib yang lama (2019-2019).

Anggota Fraksi Golkar DPRD Kepri Asmin Patros, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan, mayoritas fraksi di DPRD Kepri yakni menyetujui pembentukan pansus, yang berasal dari tim yang membahas tatib. Tatib yang lama (2024-2019) direvisi berdasarkan PP Nomor 12/2018 tentang Pedoman Pembahasan Tatib DPRD.

Kalau menunggu tatib dari Kemendagri, maka dibutuhkan pansus. Pansus yang akan membahasnya sehingga membutuhkan waktu yang lama.

"Pansus membahas tatib, sementara pembentukan pansus berdasarkan tatib. 'Kan sulit? Karena itu diambil langkah-langkah untuk menjadi tim yan membahas rancangan tatib sebagai pansus yang membahas revisi tatib untuk disahkan," ucapnya.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Sementara Fraksi Gerindra dan Fraksi HARAPAN (Hanura dan PAN) menginginkan AKD disahkan setelah tatib disetujui Kemendagri. Fraksi Golkar, kata dia menghargai perbedaan pandangan kedua fraksi tersebut.

"Kalau menunggu tatib dari Kemendagri, tentu butuh waktu. Sementara DPRD Kepri sudah menerima banyak aspirasi dari masyarakat yang harus ditindaklanjuti komisi," ujarnya.



Terkait
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingg
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
Lainnya
Jika ada Panas dan Perih di Bagian Ulu Hati, Waspada Gejala Gastritis
Jika ada Panas dan Perih di Bagian Ulu Hati, Waspada Gejala Gastritis
Pemkab Rohil Gesa Percepatan Penyelesaian Batas antara
Habiskan Anggaran 34 Miliar, Bupati Rohil Resmikan Peng
Cegah Covid -19, Pemdes Pulau Rambai Lakukan Penyemprot
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Politik
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotrich Terancam Tersingkir dari Parlemen Israel
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotrich Terancam Tersingkir dari Parlemen Israel
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Gerindra Bantah Gus Kikin-Miftahul Achyar Jadi Paket Is
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket