7.221 kasus ISPA ditemukan di Solok sepanjang 2019

Mawardi Tombang
Kamis, 26 September 2019 15:41:09
Suasana kabut asap selama beberapa minggu di Kota Solok yang bisa menyebabkan ISPA.

Solok,KANALSUMATERA.com - Dinas Kesehatan Kota Solok, SumateraBarat menemukan 7.221 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dari Januari hingga Agustus 2019.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Ambun Kadri di Solok, Kamis, mengatakan kasus ISPAitu naik turun setiap bulan, namun tidak menemukan ataupun mencatat terjadi kenaikan kasus ISPA di masyarakat akibat kabut asap kiriman yang menyelimuti kota itu

Ia merinci 7.221 kasus ISPAyang ditemukan, pada Januari ditemukan sebanyak 881 kasus, Februari 1.037 kasus, Maret 936 kasus, kemudian April 671 kasus, Mei sebanyak 888 kasus, pada Juni 860 kasus, Juli 904 kasus dan Agustus sebanyak 1.044 kasus.

Selama beberapa minggu kasus kabut asap pada September 2019, namun kasus ISPAyang tercatat dari 14 hingga 21 September baru 334 orang, dan terkena pneumonia sebanyak dua orang.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Ia menerangkan infeksi saluran pernapasan akut disebabkan oleh virus yang menyerang hidung, trakea (pipa pernapasan), paru-paru atau infeksi yang mengganggu proses pernapasan seseorang.

Penyebab ISPA adalah virus atau bakteri yang mudah sekali menular. Penularan virus atau bakteri penyebab ISPA dapat terjadi melalui kontak dengan percikan air liur orang yang terinfeksi.

"Gejala ISPA seperti batuk, demam, bahkan sesak napas," ujarnya.

Kemudian virus atau bakteri dalam percikan liur akan menyebar melalui udara, masuk ke hidung atau mulut orang lain. Selain kontak langsung dengan percikan air liur penderita, virus juga dapat menyebar melalui sentuhan dengan benda yang terkontaminasi, atau berjabat tangan dengan penderita.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Ia berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan dan waspada, walaupun kualitas udara mulai membaik beberapa hari ini.

"Tetap banyak minum air putih dan buah-buahan untuk menjaga daya tahan tubuh dan gunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan," sebutnya. (*)



Terkait
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Lainnya
RAPP Dorong Pelaku UMKM Terus Berkembang
RAPP Dorong Pelaku UMKM Terus Berkembang
Kasus Penikaman Kelvin Warga Malaysia, Jaksa Tolak Ekse
Sertijab Pejabat Di Tenayan Raya, Zarman: Pahami Tupoks
Kampung KB Upaya Bangun Keluarga Sejahtera
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung