15 Oknum Mahasiswa di Bukittinggi Keroyok Aktivis IAIN Bukittinggi

Mawardi Tombang
Selasa, 17 September 2019 09:14:10
Korban mendapat perawatan di rumah sakit yarsi bukittinggi

BUKITTINGGI,KANALSUMATERA.com -- Sedikitnya 15 oknum mahasiswa di Bukittinggi mengeroyok korban. Korban adalah Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Bukittinggi, Anwar.

Kejadinya terjadi di Sekretariat DEMA FEBI IAIN Bukittinggi Minggu (15/9/2019) pukul 19.30 Wib.

Sekedar diketahui, Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI) adalah Organisasi Eksekutif Mahasiswa di tingkat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bukittinggi.

Ilham teman korban mengatakan Berawal dari mis komunikasi kegiatan mahasiswa, sekitar 15 orang yang berasal dari DEMA syariah menemui Ketum Dema FEBI. Setelah terjadi perdebatan kecil, sekelompok mahasiswa itu langsung mengeroyok ketum DEMA FEBI itu. Alhasil Ketum DEMA FEBI harus dirawat di rumah sakit Yarsi karena mengalami luka-luka di kepala, leher, tangan dan juga kaki.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

"Kita atas nama alumni sangat menyayangkan prilaku premanisme oleh adik-adik mahasiswa. Seyogyanya selaku kaum intelektual kita harus lebih mengedepankan otak daripada otot," ujarnya.

"Namun, dari informasi yang diterima, kasus ini akan dibawa ke ranah hukum bahkan adik-adik dari pihak korban telah menyiapkan pengacara sebagai penasehat hukum dalam kasus ini," tuturnya.

Ilham mengharapkan agar pihak kampus memberikan sanksi akademik yang berat kepada pelaku, agar hal serupa tidak terulang di kemudian hari. (RI)



Terkait
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta J
Lainnya
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Bengkong
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Bengkong
Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru Segera Laksanakan MTQ
BNN Tanjung Pinang Mendadak Tes Urine Puluhan Personeln
DPRD Bengkalis Gelar Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar