Peserta Tes CPNS Positif Covid-19? Jangan Khawatir, BKN Sudah Ada Solusinya

Mawardi Tombang
Selasa, 5 Oktober 2021 17:38:48

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Kepala Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Neny Rochayany mengatakan, peserta yang telah terdaftar mengikuti test CPNS namun reaktif bahkan positif Covid-19 jangan khawatir. BKN tetap menjaga peluangnya menjadi abdi negara.

Bagi peserta yang reaktif atau positif Covid-19, akan ada penjadwalan ulang. Peserta cukup melapor kepada instansinya. Kemudian instansi tersebut akan melapor ke BKN agar bisa dilakukan penjadwalan ulang.

"Penjadwalan ulang itu biasanya pada sesi terakhir di masing-masing titik lokasi. Jadi peserta yang reaktif atau positif Covid-19 tidak perlu khawatir, karena mereka punya kesempatan yang sama," tutup Alumnus Universitas Indonesia itu.

Peserta yang mengikuti SKD kali ini akan melalui proses yang ketat. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya calo yang menjanjikan kelulusan.

Baca: Riau Bhayangkara Run 2026 Gairahkan Ekonomi, Hotel dan UMKM Dipadati Ribuan Peserta

"Saat awal pendaftaran, peserta akan mendapatkan nomor registrasi lengkap dengan foto peserta. Foto tersebut tersimpan di database. Kemudian, saat peserta melakukan registrasi ulang, akan ada barcode yang discan. Setelah itu, ada juga yang namanya Face Recognition. Nanti itu akan membuktikan, apakah foto yang mereka upload saat pendaftaran di SSCN itu sama dengan yang disini. Ini adalah salah satu upaya kita untuk meniadakan calo atau joki," jelas Neny.

Tidak hanya itu, menurut Neny, saat ujian nantinya akan ada kamera di komputer masing-masing peserta. Hal tersebut akan mendeteksi apakah peserta yang ikut itu benar-benar sudah terdaftar di SSCN. ***



Terkait
Tengku Darwin Terpilih Aklamasi, Muscab VII FSP NIBA KSPSI Pembaruan Pekanbaru Berlangsung Sukses
Tengku Darwin Terpilih Aklamasi, Muscab VII FSP NIBA KSPSI Pembaruan Pekanbaru Berlangsung Sukses
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas
Bupati Kampar Sambut Silaturahmi Kepala Kanwil DJPb Ria
Kapal Roro Bengkalis Segera Menggunakan e-Tiketing, Bak
Lainnya
Penanganan Kasus Stunting dan Gizi Buruk Fokus Utama RSUD Bangkinang
Penanganan Kasus Stunting dan Gizi Buruk Fokus Utama RSUD Bangkinang
Syahrul Aidi: Empat Pilar Mampu Menjaga Keutuhan NKRI d
Banjir Rob di Kepulauan Meranti, Semua Pihak Waspada: A
Pertamina Sambungkan 2000 Jaringan Gas ke 2000 Rumah di
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pendidikan
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP
Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasisw
Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Wajib Patuhi Kebijaka