Peserta Tes CPNS Positif Covid-19? Jangan Khawatir, BKN Sudah Ada Solusinya
KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Kepala Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Neny Rochayany mengatakan, peserta yang telah terdaftar mengikuti test CPNS namun reaktif bahkan positif Covid-19 jangan khawatir. BKN tetap menjaga peluangnya menjadi abdi negara.
Bagi peserta yang reaktif atau positif Covid-19, akan ada penjadwalan ulang. Peserta cukup melapor kepada instansinya. Kemudian instansi tersebut akan melapor ke BKN agar bisa dilakukan penjadwalan ulang.
"Penjadwalan ulang itu biasanya pada sesi terakhir di masing-masing titik lokasi. Jadi peserta yang reaktif atau positif Covid-19 tidak perlu khawatir, karena mereka punya kesempatan yang sama," tutup Alumnus Universitas Indonesia itu.
Peserta yang mengikuti SKD kali ini akan melalui proses yang ketat. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya calo yang menjanjikan kelulusan.
Baca: Dukung Wisata Kampar di API 2026, Bupati Kampar Tinjau Destinasi dan Infrastruktur Pendukung
"Saat awal pendaftaran, peserta akan mendapatkan nomor registrasi lengkap dengan foto peserta. Foto tersebut tersimpan di database. Kemudian, saat peserta melakukan registrasi ulang, akan ada barcode yang discan. Setelah itu, ada juga yang namanya Face Recognition. Nanti itu akan membuktikan, apakah foto yang mereka upload saat pendaftaran di SSCN itu sama dengan yang disini. Ini adalah salah satu upaya kita untuk meniadakan calo atau joki," jelas Neny.
Tidak hanya itu, menurut Neny, saat ujian nantinya akan ada kamera di komputer masing-masing peserta. Hal tersebut akan mendeteksi apakah peserta yang ikut itu benar-benar sudah terdaftar di SSCN. ***
