Turis Asal Malaysia Dominasi Kunjungan ke Sumbar

Alwira Fanzary
Kamis, 3 Januari 2019 14:43:20
Danau Maninjau, Salag satu kawasan wisata di Sumbar

Kanalsumatera.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat mencatat wisatawan asal Malaysia masih mendominasi kunjungan turis ke provinsi itu pada November 2018.

"Pada November 2018 jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Sumbar mencapai 5.118 orang dan dari Malaysia mencapai 4.663 orang atau naik 26,21 persen dibandingkan Oktober 2018," kata Kepala BPS Sumbar Sukardi di Padang, Kamis.

Menurut dia karena didominasi oleh wisatawan asal Malaysia maka tingkat kunjungan akan dipengaruhi oleh jadwal libur setempat.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

" Kalau sedang musim libur maka kunjungan akan meningkat, sebaliknya jika tidak akan berkurang," kata dia.

Selain dari Malaysia pada November 2018 kunjungan wisatawan asing ke Sumbar berasal dari Australia 144 orang, Perancis 32 orang, Tiongkok 24 orang, Inggris 23 orang, Thailand 21 orang, Jerman 19 orang, Singapura 18 orang, India 17 orang, Amerika Serikat 15 orang dan negara lainnya 142 orang.

Dilihat dari rata-rata lama menginap tamu asing di hotel berbintang pada November 2018 mencapai 1,55 hari atau naik 0,05 hari dibandingkan bulan sebelumnya.

Sukardi merinci berdasarkan kelas hotel tamu asing paling banyak menginap di hotel bintang tiga selama 3,44 hari, hotel bintang satu 1,74 hari, hotel bintang dua 2,09 hari dan hotel bintang empat 3,18 hari.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Sebelumnya Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumatera Barat menilai tahun ini kunjungan wisatawan ke Sumbar merupakan yang terbaik dibanding tahun sebelumnya.

"Teman-teman hotel senang, karena tingkat hunian nyaris penuh, biasanya kan ada musim ramai dan sepi, tapi tahun ini cukup merata," kata Ketua Asita Sumbar Ian Hanafiah.

Asita menilai untuk meningkatkan kunjungan wisatawan perlu penambahan rute penerbangan dari Jakarta ke Padang untuk menekan harga tiket yang tergolong mahal akibat tingginya permintaan.

"Info dari maskapai, tahun ini tingkat keterisian pesawat lumayan tinggi, ini menyebabkan tiket mahal, jika pemerintah provinsi ingin meningkatkan kunjungan wisatawan solusinya penambahan jadwal penerbangan," katanya.

Baca: Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre

Menurutnya dibandingkan dibandingkan rute Pekanbaru-Jakarta dengan Padang-Jakarta yang jaraknya relatif tiket ke Padang jauh lebih mahal.

"Ini terjadi karena hukum pasar saat permintaan tinggi harga naik, menandakan orang juga ramai ke Padang, maskapai tentu saja akan mengambil untung karena dijual mahal saja laku," katanya. Ant/Kso



Lainnya
BPKAD Riau Kebut Evaluasi APBD Pekanbaru dan Inhil, Daerah Lain Telah Selesai
BPKAD Riau Kebut Evaluasi APBD Pekanbaru dan Inhil, Daerah Lain Telah Selesai
PDAM Tirta Siak Pekanbaru Diharapkan Dapat Berkontribus
Kerukunan Bubuhan Banjar Daulat Wako Rudi dan Istri Seb
Bersama UAS, Desa Gobah Kecamatan Tambang-Kampar Bakal
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Politik
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern unt
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket