Terkait Pemberhentian 21 Orang Perangkat Nagari, PPDI Sumbar Surati Kementerian Dalam Negeri

Mawardi Tombang
Rabu, 2 Oktober 2019 13:11:57
Ketua PPDI Sumbar, Nofrianto.

PADANG ARO,KANALSUMATERA.com -- Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Sumatera Barat (Sumbar), kirimkan surat protes kepada Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri RI.

Surat protes tertanggal 26 September 2019 tersebut dilayangkan sekaitan dengan diberhentikannya 21 orang perangkat nagari aktif, di Kabupaten Solok Selatan dan di Kabupaten Pesisir Selatan oleh walinagari di kedua Kabupaten tersebut.

Selain itu PPDI juga telah menyurati Bupati Solok Selatan dan Pesisir Selatan melalui leading sektor terkait. Dengan harapan Bupati kedua daerah tersebut membatalkan surat SK pemberhentian perangkat nagari yang diberhentikan oleh walinagari tempat ia bekerja.

Upaya lainnya, PPDI Sumbar tengah menyiapkan sidang gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) melalui bantuan LBH Padang Sumatera Barat.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

"Pemberhentian perangkat nagari secara sepihak bertentangan dengan Pancasila dan undang-undang 1945. Serta semua peraturan perundang-undangan yang berkenaan dengan pemerintahan desa," kata ketua PPDI Sumbar, Nofrianto, Selasa, (1/10) di Kabupaten Solok Selatan.

Menurut Nofrianto, alasan pemberhentian perangkat nagari di ke dua Kabupaten tersebut tidak masuk akal dan macam-maca alasannya. Alasannya terkesan mengada- ngada, dengan tujuan memaksa perangkat nagari tersebut mundur secara teratur dengan sendirinya.

"Contoh alasannya, tidak loyal lah, tidak mendukung walinagari terpilih lah. Bahkan ada pemberhentian atau pengantian perangkat nagari tersebut atas permintaan tim sukses dan keluarga walinagari yang baru terpilih," tutur Nofrianto.

Selain itu Dia juga menyoroti sistem perekrutan dan pemberhentian perangkat nagari yang tidak sebagaimana mestinya yang telah di atur dalam banyak regulasi- regulasi yang ada. Pemberhentian perangkat nagari secara sepihak oleh walinagari juga merupakan salah satu dampak dari kurangnya sosialisasi dari Pemerintah daerah kepada walinagari yang baru terpilih.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Begitu juga dari pihak Kecamatan, minimnya peran pihak Kecamatan selaku pembina pemerintahan nagari dalam upaya menyelesaikan persoalan penggangkatan dan pemberhentian perangkat nagari. Dari 21 nama perangkat nagari yang diberhentikan, paling banyak perangkat nagari di Kabupaten Pesisir Selatan yang diberhentikan, yaitu 20 orang. Sedangkan Kabupaten Solok Selatan hanya 1 orang.

Dia mengatakan, jumlah 21 orang tersebut adalah jumlah yang melaporkan ke PPDI Sumbar, berkemungkinan ada yang tidak melaporkan dengan alasan-alasan tertentu. (Apr)



Terkait
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Lainnya
Sebanyak 208 CJH Siap Berangkat ke Tanah Suci Jalankan Ibadah Haji
Sebanyak 208 CJH Siap Berangkat ke Tanah Suci Jalankan Ibadah Haji
Arnita Sari Anggap Langkah Pemko Pekanbaru Atasi Covid-
Syahrul Aidi Resmikan Penggunaan Jalan Desa Panda Wangi
300 perantau Minang tetap ingin bertahan di Wamena Papu
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I