SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru Salurkan Bantuan Terhadap Korban Kebakaran

Mawardi Tombang
Kamis, 3 Juni 2021 11:29:53

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru- Untuk memupuk rasa peduli dan meringankan beban terhadap sesama, SMK Muhamadiyah 3 Terpadu Pekanbaru menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran, pada Rabu (3/6/2021).

Diketahui, musibah kebakaran ini terjadi pada hari sabtu tanggal 29 Mei lalu, dan kebakaran terjadi tepat di depan SMK Muhamadiyah 3 Terpadu Pekanbaru.

Kepala Sekolah SMK Muhamadiyah 3 Terpadu Pekanbaru, Drs Alisman mengatakan, bahwa segenap guru dan karyawan SMK Muti Pekanbaru telah mengumpulkan bantuan untuk di salurkan kepada korban kebakaran.

"Tentu kita ikut prihatin dan menolong apa yang bisa kita lakukan, maka kita kumpulkan bersama kawan-kawan, guru dan karyawan uang seikhlasnya", kata Kepsek Alisman seusai penyerahan bantuan terhadap korban kebakaran.

Baca: KUA-PPAS Kampar 2027 Jadi Penentu Realisasi Janji Beasiswa Mahasiswa

Ia menyebut, bantuan terhadap korban kebakaran berupa uang dan pakaian yang layak pakai. "Terkumpul uang Rp.5.500.000,00 untuk keluarga yang tertimpa musibah sebanyak 11 kepala keluarga dan ada juga pakaian yang layak pakai", ungkapnya.

Kepsek Alisman yang mewakili segenap keluarga besar SMK Muti Pekanbaru berharap, semoga segala bantuan bermanfaat bagi para koraban kebakaran.

"Semoga bantuan yang dikumpulkan kawan-kawan dan telah diserahkan juga pada kesempatan ini bermanfaat bagi masyarakat yang tertimpa musibah," tutupnya.



Terkait
Peduli Generasi Emas, PT Musim Mas Bangun 3 Ruang Kelas TK di Pesaguan
Peduli Generasi Emas, PT Musim Mas Bangun 3 Ruang Kelas TK di Pesaguan
Wabup Misharti Buka Sosialisasi UU PKDRT dan Pelatihan
Benahi Infrastruktur di Kawasan Ibukota dan Bangkinang,
Kababinkum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf Kunjunga
Lainnya
Bawaslu RI Buka Lomba Debat PHP VI 2026, Mahasiswa Kampar Diajak Ambil Bagian
Bawaslu RI Buka Lomba Debat PHP VI 2026, Mahasiswa Kampar Diajak Ambil Bagian
Dalam Waktu Dekat Ini, Bupati Afrizal Sintong Bakal Dap
Gelar Forum Perangkat Daerah, Ini Pernyataan Kadis PUPR
Polisi Bongkar Bisnis Prostitusi Online di Karimun
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik