Sembilan Organisasi Deklarasi Gerakan NGO Indonesia Peduli Stunting

Alwira Fanzary
Jumat, 29 Maret 2019 20:10:05
Konper

KANALSUMATERA.com - Perwakilan dari YKWS-Lampung, Mitra Bentala-Lampung, PKBI-Sumatera Barat, LP2M-Padang, Konsepsi-NTB, Transform-NTB, YPPS-Flores Timur, Bengkel APPEK-Kupang, dan AYO Indonesia-Manggarai mendeklarasikan Gerakan NGO Indonesia Peduli Stunting (GENTING) di Hotel Emersia, Bandarlampung, Provinsi Lampung, Jumat.

"Deklarasi ini sebagai upaya untuk mendorong upaya-upaya percepatan pencegahan, penanganan, dan penurunan stunting oleh pemerintah provinsi maupun daerah di seluruh Indonesia melalui pendekatan konvergensi terintegrasi yang dituangkan dalam program atau aksi nyata bersifat spesifik dan sensitif dengan sasaran pada 1.000 HPK seorang anak hingga berusia enam tahun," kata Direktur Eksekutif YKWS-Lampung Febrilia Ekawati.

Deklarasi itu juga guna memastikan kebijakan-kebijakan daerah dalam upaya mendorong percepatan pencegahan dan penanganan stunting sebagaimana harus memperhatikan isu-isu jender, inklusi sosial dan adaptasi perubahan iklim.

Selain itu memandang perlunya inisiasi Platform CSO di tingkat nasional maupun lokal untuk mengembangkan jejaring pembelajaran dan berbagi pengalaman advokasi kebijakan berbasis bukti.

Baca: Perkuat Kemandirian Ekonomi Wilayah, Hendry Munief Dorong Sinergi Bisnis antar Provinsi di Sumatera

"Kami juga mendorong peran aktif dari universitas dan lembaga-lembaga riset untuk fokus pada kajian-kajian dan analisis-analisis terkait pencegahan dan penanganan stunting sebagai dasar bagi perencanaan dan pengembangan kebijakan percepatan penurunan stunting dan mengajak keterlibatan kalangan dunia usaha atau sektor-sektor swasta untuk berjejaring dan berkolaborasi dalam mendukung percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari tanggung jawab sosial," kata dia menerangkan seperti yang dilansir dari Antara.

World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia pada tahun 2017 telah mencatat angka stunting di Indonesia mencapai 36,4 persen dan menempati urutan ke tiga sebagai negara prevalensi tertinggi di Asia.

Berdasarkan data terbaru dari hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 telah memperlihatkan prevalensi stunting di Indonesia menurun hingga 30,8 persen.

Angka tersebut masih berada di atas batas toleransi sebagaimana ketetapan WHO yakni maksimal 20 persen atau seperlima dari jumlah keseluruhan anak Bawah Lima Tahun (Balita).

Balita penderita stunting cenderung akan lebih rentan terhadap penyakit. Saat memasuki dewasa mereka umumnya memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal dan berisiko mengidap penyakit degeneratif sehingga menurunnya tingkat produktivitas.

Stunting juga diyakini akan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan, dan memperlebar ketimpangan. Situasi ini jika tidak diatasi segera maka dapat dipastikan Indonesia tidak mampu bersaing menghadapi tantangan global di masa depan. Kso

Lainnya
Bapenda Pekanbaru Pasangi Stiker Penunggak Pajak di Sejumlah Restoran
Bapenda Pekanbaru Pasangi Stiker Penunggak Pajak di Sejumlah Restoran
Bupati Kampar Apresiasi Program Camat Tambang Jonguok D
Sabarudi Minta Gubri dan Wako Realisasikan Janjinya Ata
Warga Dihebohkan Penampakan Dua Lumba-lumba di Sungai S
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Ekonomi
Nobar Piala Dunia TVRI Lampung Jadi Ajang Promosi Efektif, Penjualan UMKM Ikut Terdongkrak
Nobar Piala Dunia TVRI Lampung Jadi Ajang Promosi Efektif, Penjualan UMKM Ikut Terdongkrak
Dapat Dukungan Penuh Pemprov, BAZNAS Riau Optimistis Pe
Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Berbenah Demi K
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hukum
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
225 Hektare Lahan Petani Dikuasai Agrinas, Warga Bengka
Diduga 225 Hektare Lahan Kelompok Masuk Kawasan Kelolaa
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pendidikan
Didominasi Jalur Domisili, Jalur Prestasi Minim Peminat pada SPMB SMP Negeri Pekanbaru
Didominasi Jalur Domisili, Jalur Prestasi Minim Peminat pada SPMB SMP Negeri Pekanbaru
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 0
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi I