Warga Dihebohkan Penampakan Dua Lumba-lumba di Sungai Sumut

Alwira Fanzary
Senin, 28 Januari 2019 15:31:59
Lumba-lumba di sungai Kualah

KANALSUMATERA.com - Warga Dusun Ramean II, Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara dihebohkan dengan penampakan lumba-lumba di Sungai Kualah di Dusun Ramean, Minggu sore, 27 Januari 2019. Keberadaan hewan mamalia di Sungai tersebut, menjadi viral di media sosial.

Seperti di Instagram dengan nama akun @laburaku memosting video penampakan lumba-lumba sedang melompat dari permukaan air ke udara. Dilaporkan ada dua ekor lumba-lumba tersebut.

"Lihat itu, lumba-lumba lincah sekali," ucap seorang warga di dalam video tersebut saat menyaksikan hewan Endemik Borneo itu.

Keberadaan lumba-lumba itu dibenarkan oleh Kepala Desa Kuala Beringin, Edi Mansur Pane. Seperti yang dilamsir dari Viva.co.id, Ia mengakui baru pertama kali terjadi penampakan lumba-lumba di Sungai itu. Belum diketahui asal hewan cerdas itu.

"Ada Pak, ini lagi viral di masyarakat lagi ramai masyarakat melihat di Sungai itu. Selama ini belum pernah ada, Pak. Baru ini lah terjadi ada lumba-lumba di sungai Kualuh. Masyarakat cukup antusias dan tidak ada mengganggu," ucap Edi kepada wartawan, Senin 28 Januari 2019.

Atas hal itu, Edi mengatakan sudah mengabari keberadaan lumba-lumba tersebut, kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Sumatera Utara. Hal itu, dilakukan untuk mencegah hal tidak diinginkan seperti menangkap lumba-lumba tersebut, oleh pihak tidak bertanggungjawab.

"Bahkan kemarin sore kita sudah lapor BKSDA di Asahan dan sudah konfirmasi akan turun hari ini. Karena kami khawatir, nanti mati pula di sini, padahal masyarakat tidak ada memburu atau melempar hewan itu," kata Edi.

Ia mengatakan saat ini, sungai tersebut terus didatangi dari luar desa itu. Sekedar untuk melihat fenomena alam yang jarang terjadi ini. Apalagi, lumba-lumba bukan hewan buas atau membahayakan bila dilihat.

"Kalau penampakan yang sama di Labuhanbatu Selatan itu saya kurang tahu. Kemarin saya baca di media sosial ada juga di kelurahan Gunting Saga, aliran sungai Kualuh ini juga. Jaraknya dua jam perjalanan kalau naik boat," sebut Edi.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sumatera Utara, Hotmauli Sianturi mengatakan sudah menurunkan tim untuk melakukan penelitian atas keberadaan ikan lumba-lumba tersebut.

"Iya kita sudah dapat laporan, saat ini sudah kami utus asisten untuk datang ke lokasi.? Kita duga itu lumba-lumba tersesat. Jadi saat air pasang dia ngikut dan terjebak di muara itu," tutur Hotmauli.

Hotmauli mengatakan setelah itu, akan dilakukan sejumlah langkah agar hewan hidup di laut itu, bisa dikembalikan ke habitatnya dengan berkoordinasi dengan masyarakat dan nelayan setempat.

"Langkah kita saat ini akan melakukan pengamanan di lokasi bersama nelayan agar lumba-lumba tidak diganggu. Selanjutnya akan dilakukan pengawalan hewan ini ke habitatnya," ucap Hotmauli. Kso

Lainnya
Karhutla Mulai Terjadi di Pekanbaru
Karhutla Mulai Terjadi di Pekanbaru
Camat Rumbai Pekanbaru Kembali Salurkan Bantuan Donatur
Ciptakan Kota Tertib Ukur, Pemko Pariaman MoU dengan 10
40 Pejabat Pemko Padang Panjang Dilantik, Wako Pesankan
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Olahraga
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilih
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung â€
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro