Sehari Usai Disidak, Pekerja dan Alat Berat Reklamasi Tanjungpiayu Raib

Mawardi Tombang
Rabu, 11 September 2019 13:50:11
Lokasi reklamasi yang diduga ilegal di Tanjungpiayu yang kini tak ada aktivitas dan bersih dari alat berat.

Batam, KANALSUMATERA.com - Sejumlah pegiat lingkungan bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam menemukan aktivitas reklamasi dan pembabatan hutan mangrove di Tanjungpiayu, Seibeduk, Kota Batam pada Selasa (10/9/2019). Proses reklamasi melibatkan sejumlah pekerja dan alat berat.

Sehari setelah disidak, aktivitas reklamasi terhenti dan alat-alat berat sudah raib dari lokasi, Rabu (11/9/2019). Diduga perusahaan dan pekerja membawa kabur alat-alat berat ini.

Aktivis lingkungan menyayangkan tindakan DLH Batam yang tidak menyegel alat berat tersebut. Padahal pengerjaan reklamasi tidak ada izin sama sekali.

"Kita sudah bilang kemarin DLH agar menyegel alat berat, tetapi tidak dilakukan, sekarang alat itu sudah hilang," kata Riadi pegiat lingkungan dari NGO Bakau Merah, kepada Batamnews, Rabu (11/9/2019) siang.

Baca: Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

Riadi menyebut, saat dirinya mengecek ke lokasi pada pukul 17.00 WIB, para pekerja dan alat berat masih berada di lokasi, Kampung Jawa, Piayu Laut, Sei Beduk Kota Batam.

Ia melanjutkan, awalnya ada beberapa pekerja di wilayah tersebut juga sudah meninggalkan tempat. "Sepertinya mereka kabur, karena sudah diketahui tindakan mereka," kata dia.

Setidaknya ada beberepa alat berat yang ditemukan DLH dilokasi seperti satu unit buldoser, satu unit eskavator, tiga unit truk pengangkut tanah berukuran besar.

"Semuanya sudah hilang, tinggal satu truk," kata dia.

Baca: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang

Sebelumnya konsorsium NGO telah melaporkan reklamasi ilegal tersebut kepada DLH Batam dan langsung disikapi dengan sidak ke lokasi.

Ketika disidak beberapa alat berat tersebut tetap beroperasi melakukan pengerukan dan mendatarkan tanah. Bahkan pengerjaan proyek ilegal tersebut baru dihentikan setelah diminta oleh penyidik DLH.

Dalam sidak tersebut DLH hanya menegur untuk pekerjaan dihentikan sementara sampai ada legalitas dan tidak ada penyegelan maupun tindakan hukum lainnya.



Terkait
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
Lainnya
Kadisbunnak Keswan Kampar Bantah Isu Jalan Produksi dan Bibit Sawit, Tegaskan Sesuai Prosedur
Kadisbunnak Keswan Kampar Bantah Isu Jalan Produksi dan Bibit Sawit, Tegaskan Sesuai Prosedur
Presiden Berikan Arahan ke Penjabat Kepala Daerah, Dr.
Pemkab Siak Serahkan Sembako Kepada Perempuan, Anak, da
Durian asal Sumbar banjiri Bandarlampung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hukum
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di Laksamana Muda Coffee, Desak Evaluasi Izin
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di Laksamana Muda Coffee, Desak Evaluasi Izin
Dua Tahun Prabowo-Gibran, DPR Soroti Pemulihan Aset dan
BNNK Pelalawan Gandeng Tiga OPD Berdayakan Mantan Penya
Politik
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di Bimteknas DPP PKS se-Indonesia
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di Bimteknas DPP PKS se-Indonesia
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
TOP dan JoinPKS Kampar, Syahrul Aidi Ajak Warga Bergabu