Puluhan Ton Gula dan Beras Tak Layak Konsumsi Dimusnahkan Bea Cukai Batam

Amar
Kamis, 13 Desember 2018 18:05:26
Pemusnahan BB hasil tabgkapan oleh Bea Cukai Batam

Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea Cukai Batam Tipe B, lakukan pemusnahan puluhan ton barang milik negara berupa gula dan beras yang mengalami kerusakan saat penindakan, Kamis (13/12/2018).

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata, dilansir batamtoday.com mengatakan bahwa gula dan beras ini dimusnahkan karena pada saat penindakan oleh Pangkalan Sarana Operasi (Pangsangrop) Batam, barang mengalami kerusakan seperti berjamur dan berkutu.

"Barangnya memang sudah tidak layak konsumsi dan berbahaya untuk di konsumsi," paparnya.

Puluhan ton gula dan beras yang dimusnahkan itu merupakan hasil penangkapan di wilayah operasional penindakan KPU Bea Cukai Batam.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

"Beras sebanyak 89,96 ton, gula sebanyak 19,1 ton itu kita dapatkan dari wilayah penindakan, di perairan Batam bagian utara dan Batam bagian selatan. Jadi ada yang memang barang impor, dan ada juga yang hendak di ekspor," jelasnya.

Susila menjelaskan bahwa ada tiga opsi terhadap barang yang dilakukan penindakan oleh KPU Bea Cukai Batam tipe B yakni dimusnahkan, dilelang dan dihibahkan.

"Namun setelah dilakukan penindakan, kami mengajukan ke KPKNL. Ada beberapa barang yang sudah dihibahkan, tapi kalau kondisinya tidak layak lebih baik langsung dimusnahkan," tegasnya.

Acara pemusnahan barang milik negara ini juga turut dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup, Dirjen lalu lintas barang BP Batam, Polresta Barelang, dan Pangsangrop Bea Cukai Batam.bt/ks



Terkait
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
Lainnya
Hendry Munief Minta Kemenpar Mendukung Peningkatan Infrastruktur Destinasi Wisata di Kalteng
Hendry Munief Minta Kemenpar Mendukung Peningkatan Infrastruktur Destinasi Wisata di Kalteng
Kontraktor Pelaksana di Rohil Siap Memperbaiki Jalan Ji
Awal Tahun 2023, Pajak di Pekanbaru Sudah Mencapai Rp 9
Batam Segera Menuju Zona Hijau Covid-19, Berikut Datany
Politik
Syahrul Aidi Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Penutupan LATANSA Kampar
Syahrul Aidi Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Penutupan LATANSA Kampar
NasDem Desak Polri Bongkar Tuntas Dugaan Penyadapan Pra
Syahrul Aidi Maazat Gelar Sarasehan Kebangsaan MPR RI 2
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hukum
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Hasto PDIP Sebut Dugaan Penyadapan Prabowo oleh Listyo
UGM Tegaskan Hormati Proses Hukum Usai Jokowi Tunjukkan