Pengusaha Karimun Billy Kembali Jadi Tersangka

Mawardi Tombang
Senin, 2 September 2019 13:27:24
Billy saat memberikan keterangan pers

Karimun, KANALSUMATERA.com - Pengusaha perhotelan di Karimun, Billy dan dua orang lainnya, kembali ditetapkan tersangka penganiayaan. Dia diduga menganiaya Richardo, mantan karyawannya.

Penetapan Billy, Michael dan Ayong dibenarkan oleh kuasa hukum Richardo, yaitu James Sibarani. James mengaku sudah mendapat surat pemberitahuan yang dikirimkan penyidik kepolisian Polres Karimun.

"Kita sudah terima SP2HP-nya dari penyidik, sesuai laporan klien kami saudara Richardo. Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata James Sibarani saat dikonfirmasi Batamnews, Senin (2/9/2019).

Lanjut James, pihaknya akan menunggu proses hukum selanjutnya, dan akan mengawal kasus tersebut sampai selesai.

"Langkah selanjutnya, kami selaku kuasa hukum menunggu proses hukum dan akan mengawal kasus tersebut sampai selesai," ujarnya.

Baca: DPRD Batam Puji Pemko Batam Raih WTP, Mereka Juga Minta PAD Kembali Dinaikkan

Tiga orang yang ditetapkan penyidik kepolisian tersebut, mereka dikenakan pasal 170 KUH pidana tentang pengeroyokan dan pasal 351 KUH pidana tentang penganiayaan.

Kemudian, kuasa hukum Richardo memberikan apresiasi kepada kepolisian yang adil dalam penegakan hukum.

"Tentu kami memberikan apresiasi kepada pihak Kepolisian, dalam hal ini Polres Karimun dalam menegakkan keadilan," ucapnya.

Saat ini, Billy tersandung dengan dua kasus yang menjadikannya sebagai tersangka dugaan penganiayaan. Pertama dalam laporan Richardo dan kedua atas laporan anak dibawa umur Tr (17).

Terkait
Pemko Batam Siapkan 50 Ribu Vaksin Untuk Masyarakat, Amsakar: Mari All Out Bergerak
Pemko Batam Siapkan 50 Ribu Vaksin Untuk Masyarakat, Amsakar: Mari All Out Bergerak
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pemko Batam Ajak Pelaku
Pada Saat Ramadhan, Kepala DLH Batam Minta Pelayanan Te
Percantik Kawasan Belakangpadang, DLH Batam Gesa Revita
Lainnya
Galian C Illegal Resahkan Masyarakat, Mahasiswa Tambang Siap Kawal Penertiban
Galian C Illegal Resahkan Masyarakat, Mahasiswa Tambang Siap Kawal Penertiban
Anggota DPRD Siak Bagikan Sambako di Kecamatan Bungaray
Bupati Sukiman Minta Masyarakat Rohul Hindari Keramaian
Permintaan Elpiji Meningkat Pasca Idul Adha
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Budaya
Museum Batam Raja Ali Haji Distandarisasi, Kemendikbud: Jangan Asal Taruh Barang Saja
Museum Batam Raja Ali Haji Distandarisasi, Kemendikbud: Jangan Asal Taruh Barang Saja
Gubernur Sumsel Optimis Kain Khas Sumsel Tembus Pasar N
Aksi Tari Losung Desa Ranah Sungkai Kampar Pukau Pengun
Nasional
Satu Juta Kepala Keluarga di Jakarta Terima Bansos Dalam Bentuk Beras Premium
Satu Juta Kepala Keluarga di Jakarta Terima Bansos Dalam Bentuk Beras Premium
Kemenaker Salurkan Rp 8,8 Trilliun Bantuan Untuk 1 Juta
Anggota Komisi V Minta Presiden Turun Tangan dan Tegas
Daerah
DLHK Sampaikan Masterplan Solusi Pengelolaan Sampah di Kota Pekanbaru
DLHK Sampaikan Masterplan Solusi Pengelolaan Sampah di Kota Pekanbaru
Kota Batam Tepat Waktu Salurkan Beras PPKM Sesuai Araha
Herman Rozie: DLH Batam Wujudkan Batam Sebagai Kota Wis
Ekonomi
Harga TBS Kelapa Sawit Riau Naik Lagi Untuk Periode 28 Juli - 03 Agustus 2021
Harga TBS Kelapa Sawit Riau Naik Lagi Untuk Periode 28 Juli - 03 Agustus 2021
Harga Sawit Riau Melonjak Naik Rp. 158,94/Kg Untuk Umur
PTPN V Raih Keuntungan 417 Milyar Pada 2020, Ini Penyeb
Ottech
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Awas.. Ada Judi Berbungkus Game Anak-Anak di iOS
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Meng
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I