Pemko Pekanbaru Sulap Pasar Agus Salim Seperti Malioboro-nya Yogyakarta

Mawardi Tombang
Jumat, 6 Agustus 2021 09:00:00

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana melakukan penataan fungsi kawasan jalan Agus Salim menjadi beberapa fungsi, sehingga akan menambah nilai estetika maupun pendapatan pelaku usaha.

Berdasarkan siaran pers Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru, Walikota Pekanbaru, Dr. H. Dr. Firdaus, ST, MT merencanakan kawasan sepanjang jalan Agus Salim dan sekitarnya menjadi icon wisata baru sebagai sentra kuliner Street Pekanbaru. Sehingga kawasan tersebut harus ditata dan dikelola dengan baik dan terintegrasi dengan penataan kawasan Sukaramai Trade Center (STC).

Pernyataan Kadis Perindag Kota Pekanbaru itu juga merupakan langkah teknis pernyataan dari Walikota Pekanbaru DR Firdaus beberapa waktu yang lalu yang menyatakan bahwa kawasan pasar Agussalam akan menjadi seperti pasar Malioboro Yogyakarta. permintaan Wako Firdaus tersebut tak terlepas dari kenyataan bahwa menjamurnya wisata kuliner di Kota Pekanbaru saat ini.

Kadisperindag Pekanbaru, Ingot Ahmad.

Baca: PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan

"Pemko Pekanbaru bekerjasama dengan LPM Pekanbaru, Tim The Street Kuliner Pekanbaru akan mewujudkan 'Malioboronya Pekanbaru," ujarnya pada Ahad (21/2/2021).

Adapun langkah-langkah yang telah dan akan dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru adalah sebagai berikut, Pertama Melaksanakan pendataan bangunan liar maupun pedagang yang berjualan di sepanjang jalan Agus Salim. “saat ini terdapat lebih kurang 353 pedagang yang berjualan dan menempati bangunan liar dari simpang jalan Jenderal Sudirman sampai dengan jembatan sungai Sago”, ujar Ingot Ahmad Hutasuhut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru, beberapa waktu lalu .

Kedua, Melaksanakan sosialisasi kepada para pedagang tentang rencana penataan dan penempatan (relokasi) pedagang pasar Agus Salim untuk masuk ke dalam lingkungan pasar Inpres Agus Salim maupun pasar rakyat Agus Salim. Ketiga, membagi jam operasional kawasan jalan Agus Salim. Terakhir, Ingot Ahmad mengatakan, telah merancang rekayasa lalu lintas agar kawasan jalan Agus Salim menjadi tertib, ramai dan lancar yang terintegrasi dengan kawasan STC. “Untuk kelancaran pelaksanaan penertiban bangunan liar di sepanjang jalan Agus Salim yang saat ini ditempati oleh pedagang akan dilaksanakan oleh Tim Yustisi Kota Pekanbaru”, ujarnya.

Tiga Zonasi Operasional

Untuk mempercantik jalan Agus salim tersebut, Ingot Ahmad mengatakan, bahwa telah merancang penataan pedestrian Jalan Agus Salim yang mana nantinya akan dibagi menjadi tiga zona waktu operasional.

Baca: Polda Riau Pulihkan 1.200 Hektare Pesisir Inhil, Mangrove Jadi Benteng Abrasi

"Seperti pagi sampai sore hari, pedestrian yang ada di ruas jalan itu difungsikan sebagai penunjang saranan transportasi," ungkap Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Kamis (5/8) lalu.

Kemudian dari sore hingga tengah malam, kata dia, pedestrian Jalan Agus Salim akan difungsikan sebagai tempat pemasaran hasil Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kuliner serta kerajinan ataupun idustri kreatif.

"Sementara dari tengah malam sampai pagi, itu pedagang. Pedagang sayur bisa jualan di situ. Sistemnya lapak. Jadi konsepnya seperti itu," ucap Ingot.

Saat ini, terang dia, penataan sesuai konsep yang telah dirancang itu masih terkendala pandemi Covid-19 yang memaksa pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV.

Baca: Adam Syafaat Reses di Binuang Sakti: Dorong Pembangunan Jalan Penghubung dan Internet Desa

"Mudah-mudahan setelah PPKM ini berakhir, penataan sesuai konsep bisa kita lakukan," harapnya.

"Karena kita ingin mengoptimalkan kawasan itu (Jalan Agus Salim) sebagai kawasan yang bisa menunjang perekonomian. Hal itu sesuai konteks saat ini untuk pemulihan ekonomi," tutup Ingot.

Advertorial Pemko Pekanbaru



Terkait
DPRD Pekanbaru Panggil BPJS Kesehatan dan Dinkes, Soroti Banyaknya Keluhan Layanan Warga
DPRD Pekanbaru Panggil BPJS Kesehatan dan Dinkes, Soroti Banyaknya Keluhan Layanan Warga
Bupati Kampar Sampaikan Belasungkawa, Melayat ke Rumah
Saat Launching Forum DPR RI, Syahrul Aidi Tawarkan Kerj
Fraksi PKS DPRD Riau Serahkan Pandangan Umum atas Ranpe
Lainnya
Pasca Moratorium Izin Tambang, CBA: Izin Tambang Itu Sensitif, Pemrintah Harus Transparan
Pasca Moratorium Izin Tambang, CBA: Izin Tambang Itu Sensitif, Pemrintah Harus Transparan
Baznas Kucurkan Rp 6 Miliar Untuk Bantu Fakir Miskin, S
Karang Taruna Riau Beri Bantuan Korban Banjir di Rohul
Pedagang Dan Pengunjung Pasar Raya Solok Resah Karena B
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Nasional
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad