800 perantau Minang di Wamena Papua menunggu dipulangkan

Mawardi Tombang
Kamis, 3 Oktober 2019 09:10:00
Suasana pengungsi asal Wamena yang ditampung di Tongkonan, Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura,

Padang,KANALSUMATERA.com - Sebanyak 800-an orang perantau Minang di Wamena, Jayawijaya masih menunggu jemputan kapal untuk bisa pulang ke padang, Sumatera Barat.
"Informasi sementara saat ini, mereka sekitar 600 orang sudah di Jayapura dan 200 orang masih di Wamena. Secara bertahap kita akan pulangkan sesuai keinginan mereka," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit di Padang, Rabu.

Menurutnya proses pemulangan akan dibantu oleh Ikatan Keluarga Minang (IKM) di Papua bersama dengan TNI, menggunakan kapal milik PT. Pel
Bekal untuk mereka selama di perjalanan juga akan dibantu hingga sampai di Padang menggunakan anggaran yang disumbangkan oleh masyarakat melalui rekening Sumbar Peduli Sesama.

Diupayakan agar perantau yang pulang dengan kapal ini bisa langsung sandar di Pelabuhan Teluk Bayur. Namun jika tidak memungkinkan, bisa sampai di Tanjung Priok dan dilanjutkan dengan transportasi lain ke Padang.

"Sekarang dana sudah terkumpul cukup banyak. Kalau memungkinkan nanti, setelah turun di Tanjung Priok, ke Padang menggunakan pesawat," ujarnya.
Persoalannya adalah kelengkapan administrasi dari perantau itu yang sekarang sudah tidak ada. Hal itu yang perlu dikomunikasikan dengan pihak Kementerian Perhubungan dan maskapai.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Tetapi kalau memang tidak bisa, bisa menggunakan alternatif lain yaitu bus.
Sementara itu, sebanyak 297 orang perantau di Wamena itu sudah dalam perjalanan pulang.

Mereka masing-masing dibantu oleh Kementrian Perhubungan melalui PT Pelni sebanyak 130 orang sekarang masih di perjalanan.
Kemudian dibantu TNI menggunakan pesawat Hercules sebanyak 50 orang, direncanakan sampai di Bandara Halim Perdana Kusuma esok hari, dan dibantu ACT sebanyak 97 orang, sampai di BIM besok.

Selain itu ada yang pulang secara mandiri sebanyak 20 orang. (*)

Terkait
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta J
Lainnya
Pada Saat Ramadhan, Kepala DLH Batam Minta Pelayanan Tetap Maksimal
Pada Saat Ramadhan, Kepala DLH Batam Minta Pelayanan Tetap Maksimal
Tabrakan 'Laga Kambing' di Jalan Raya Sidikalang-Tigali
Ini 3 OPD Raih Penghargaan Badan Publik Teraktif Menyaj
40.000 Warga Jambi Ramaikan Millenial Road Safety Festi
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan