Pemko Batam Ekspedisi Jejak Sejarah di Pulau Boyan, Terdapat Lokasi Pengawasan Traktat London

Mawardi Tombang
Minggu, 30 Mei 2021 17:41:23

KANALSUMATERA.com - Batam - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam kembali menelusuri pulau-pulau bersejarah di Kota Batam dan sekitarnya. Kali ini, penelusuran tim dari Disbudpar dilakukan di Pulau Boyan, Kelurahan Pulau Buluh, Kecamatan Bulang.

Pulau Boyan ini menyimpan sejarah di era pendudukan Belanda pada masa silam. Perjalanan dimulai mengunakan kapal cepat (speedboat) dari Pelabuhan Rakyat Sagulung, dengan waktu perjalanan lebih kurang 15 menit. Setibanya di lokasi, pengunjung bakal melihat rumah warga Pulau Boyan.

Salah seorang sesepuh di Pulau Boyan, Ena, menuturkan bahwa pada tahun 1960, ia mulai menetap di Pulau Boyan bersama suaminya. Pada saat itu, ia masih melihat bekas-bekas bangunan peninggalan Belanda yang ada di Pulau Boyan. Seperti terowongan, penjara, tempat meriam dan bekas rumah.

"Dulu jalan semen masih bisa dilewati mobil," kata Ena, Sabtu (29/5/2021).

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

Pulau ini, sambung dia, menjadi markas Belanda. Dan terdapat lubang tempat persembunyian. Terdapat juga bekas bangunan yang difungsikan seperti kolam renang dan berada persis di tepi laut. Sehingga, saat air laut surut, bangunan itu berisi air dan dijadikan kolam renang.

"Saya memang tidak menjumpai orang Belanda, saya lihat sendiri dan diceritakan oleh orang tua sini dan almarhum suami," ucap wanita berusia 70 tahun ini yg diperkirakan orang paling tua bertempat tinggal di pulau ini.

Dia menyayangkan sekarang makin sedikit dinding batunya karena rubuh dan dijual batu batanya oleh masyarakat.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, juga mengikuti bersama Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disbudpar Kota Batam, Muhammad Zen disela-sela ekspedisi mengatakan, berdasarkan cerita turun temurun, Pulau Boyan diperkirakan menjadi tempat bagi Belanda melakukan pemantauan wilayah perbatasan di daerah yang diduduki sesuai Traktat London.

Baca: Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

Dalam penelusuran tersebut, Ardi menemukan tiga situs atau bekas bangunan yang diperkirakan menjadi tapak pos pemantauan, ada bekas kantor, dan tapak meriam. "Sejarah-sejarah semacam ini yang akan terus kami gali," kata Ardi.

Ia menambahkan, kumpulan jejak sejarah Belanda di Pulau Boyan akan diceritakan dan menjadi koleksi Museum Batam Raja Ali Haji, tepatnya di khazanah masa Belanda. Bagi pengunjung yang ingin melihat langsung bekas bangunan, juga dapat langsung datang ke Pulau Boyan.

Kemudian Disbudpar juga berencana menelusuri jejak sejarah peninggalan Belanda di Pulau Sambu, Kecamatan Belakang Padang. Pulau ini dulunya dikontrak dan digunakan oleh Belanda sejak Kesultanan Riau Lingga dan berakhir tahun 1976.

Sementara Anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Batam, Anasrudin, mengatakan, Pulau Boyan memang mempunyai jejak sejarah yang berkaitan dengan masa penjajahan Belanda di Tanah Air. Karena itu, TACB siap menerima laporan dari organisasi atau masyarakat, tentang potensi cagar budaya lain yang mungkin belum ditemukan. "TACB Kota Batam siap bekerja untuk mengkaji bukti-bukti yang ada," ucapnya.

Baca: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang

Anas menyampaikan, saat ini Kota Batam sudah mempunyai TACB. Sehingga, masyarakat yang menjumpai benda-benda yang kemungkinan merupakan peninggalan sejarah atau benda cagar budaya, dapat melaporkanya atau mendaftarkannya melalui Disbudpar Kota Batam.

"Dari data tersebut, TACB akan mengkaji dan menggelar rapat. Kategori cagar budaya sendiri, nantinya dinilai berdasarkan lama tahun suatu barang, nilai pentingnya, dan juga bentuknya," tutupnya.



Terkait
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Bupati Kasmarni Raih BAZNAS Award 2025 Kedua Kalinya, Bukti Komitmen Pengelolaan Zakat di Daerah
Bupati Kasmarni Raih BAZNAS Award 2025 Kedua Kalinya, Bukti Komitmen Pengelolaan Zakat di Daerah
Syahrul Aidi Kunker ke Kawasan Tanjung Buton, Terima As
Plt Kadiskes, Buka Jambore  HKG PKK Kota Pekanbaru
MTQ Diharap Bisa Bebaskan Tanjungpinang dari Buta Huruf
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Nasional
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan Ikon Jakarta Dipadamkan
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan Ikon Jakarta Dipadamkan
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Peringatan Keamanan Arab Saudi Meningkat, Begini Kondis
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T