Dinkes Pekanbaru Klarifikasi Atas penarikan Dosis Vaksin Covid-19 dari Rumah Sakit

Mawardi Tombang
Rabu, 9 Juni 2021 10:59:16

KANALSUMATERA.com -Pekanbaru- Dinas Kota Pekanbaru melakukan penarikan dosis vaksin Covid-19 di seluruh rumah sakit yang ada di Kota Pekanbaru. Hal itu dikarenakan terdapat data yang tidak cocok.

Hal tersebut di jelaskan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra. Ia menyebut pihaknya menemukan data vaksin di rumah sakit yang tidak sesuai dengan jumlah persediaan dosis vaksin. Seharusnya, data jumlah vaksin yang terdapat dalam Sistem Monitoring Imunisasi Logistik secara Elektronik (SMILE).

Kemudian, ia mengatakan bahwa yang jadi persoalan vaksin disuntikan tapi tidak cocok dengan data P-care. Pihak rumah sakit mestinya memasukkan data warga yang sudah suntik vaksin dalam data P-Care. Data ini masuk dalam sistem komputer.

"Mereka yang sudah suntik vaksin mestinya tercatat. Petugas melakukan input dalam data P-care," ungkapnya, Selasa (7/6/2021).

Baca: Bupati Kampar Pimpin Penghijauan Ekoteologi di Salo, Ajak Masyarakat Wariskan Alam Lestari

Menurut Arnaldo, petugas di rumah sakit juga harus memasukkan data warga penerima vaksin secara manual ke data excel. Ia menyebut bahwa vaksin yang keluar tidak tercatat di P-Care.

"Datanya tidak cocok, walikota dan dinkes provinsi mempertanyakan itu. Sebab vaksin yang terpakai di rumah sakit tidak terdata dengan baik," terangnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru tidak punya regulasi untuk mengakses P-Care. Ia ingin memastikan jumlah vaksin yang sudah terpakai di setiap rumah sakit.

"Data ini jadi pertimbangan kementian menambah pasokan vaksin ke Kota Pekanbaru. Namun data di P-Care tidak mereka input," katanya.

Baca: Kebakaran Hanguskan 11 Rumah Kontrakan di Jalan Agus Salim, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Selain itu, kondisi yang terjadi saat ini membuat pihaknya mengambil kebijakan menarik seluruh dosis vaksin yang ada di Kota Pekanbaru. Ia menarik vaksin dari 28 rumah sakit.

"Kita ingin memeriksa proses pencatatan vaksin. Ada petugas yang bakal memeriksa pencatatn vaksin," katanya.

Kemudian, Arnaldo juga menyebut bahwa kementrian tidak mengetahui jumlah pasokan vaksin yang ada. Sehingga membuat Kementrian RI mengira bahwa pasokan vaksin di Kota Pekanbaru masih ada.

"Jadi ada ketimpangan antara vaksin yang terpakai dan yang tercatat di rumah sakit," jelasnya.

Baca: Diduga Sarat Penyimpangan, LMB Desak Audit Total Pelaksanaan SPMB Riau 2026

Selain itu, Arnaldo mengaku belum bisa memastikan jumlah vaksin yang bakal ditarik. Pihaknya masih menunggu pengiriman vaksin ke UPT Instalasi Farmasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

"Kami sudah menyurati seluruh direktur rumah sakit untuk mengembalikan vaksin yang ada. Mereka harus mengembalikan vaksin terhitung sore kemarin," ujarnya.



Terkait
Haul ke-38 Syekh Aidarus Dipadati Jemaah, Bertepatan 100 Tahun Kelahiran dan Milad ke-70 Darussalam
Haul ke-38 Syekh Aidarus Dipadati Jemaah, Bertepatan 100 Tahun Kelahiran dan Milad ke-70 Darussalam
Menteri Agama RI Dijadwalkan Buka Syariah Impact Forum
Ahmad Yuzar: Pra Musrenbang RKPD 2027: Wujudkan Perenca
BPS Merilis Kemiskinan Desa di Riau Meningkat Sementara
Lainnya
Bupati Afrizal Pimpin Rapat Manasik Haji Bersama Dinas Terkait
Bupati Afrizal Pimpin Rapat Manasik Haji Bersama Dinas Terkait
Satpolairud Meranti Gelar Patroli Laut, Periksa Setiap
Bupati Kasmarni Rotasi Para Pejabat di Lingkungan Pemka
Herman Deru Bakal Ubah Kota Palembang Melalui Kawasan J
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Politik
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotrich Terancam Tersingkir dari Parlemen Israel
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotrich Terancam Tersingkir dari Parlemen Israel
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Gerindra Bantah Gus Kikin-Miftahul Achyar Jadi Paket Is
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini