Pedagang Dan Pengunjung Pasar Raya Solok Resah Karena Bau Busuk

SMK Global Cendekia Mawardi Tombang
Rabu, 21 Agustus 2019 15:57:34
Kondisi genangan air yang berbau busuk sehingga membuat sejumlah pengunjung pasar risih saat melaluinya. (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Solok,KANALSUMATERA.com - Sejumlah pengunjung Pasar Raya Solok, Sumatera Barat, mulai mengeluhkan bau busuk yang menyengat diduga karena adanya saluran air (got) yang tersumbat karena sampah.

"Bau busuk ini sangat menggangu saya sebagai salah satu pengunjung pasar yang selalu melewati jalan ini untuk bisa menuju tempat penjual makanan dan minuman siap saji, tapi karena bau busuk ini biasanya saya berjalan santai, harus berjalan lebih cepat," kata seorang pengunjung pasar, Yunia di Solok, Rabu.

Yunia juga menyebutkan bau busuk ini diduga karena di jalan dalam pasar tersebut ada genangan air karena tumpukan sampah di dalam saluran air (got) membuat airnya meluap keluar, sehingga menimbulkan aroma busuk yang menyengat.

Selain itu, pertokoan yang berada tidak jauh dari Kantor Satpam Pasar Raya Solok ini juga tidak datar lantainya, sehingga terlihat banyak lubang yang membuat genangan air tidak hanya berada pada dua lubang saja, tapi hampir berada di setiap sisi jalan sehingga bau busuk ini semakin terasa.

Sementara itu, salah seorang pedagang makanan yang berjualan di sekitar jalan tersebut Yusnelli, mengatakan bau busuk ini berpengaruh pada pembeli yang berbelanja ke warungnya.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

"Biasanya setiap harinya sebelum bau busuk ini muncul ada sekitar 20 orang pembeli setiap harinya, tapi saat bau busuk ini mulai sepi pembeli," ucapnya.
Ia juga mengatakan untuk selalu menjaga kebersihan dagangannya, Ia selalu merapikan warungnya supaya pembeli merasa aman saat membeli diwarungnya.
"Saya selalu mengutamakan kebersihan dengan menjaga kebersihan dagangan, dan kebersihan warung saya dengan selalu membersihkan nya," terangnya.

Menurutnya, memang masih adanya sejumlah pedagang, dan pengunjung pasar yang tidak sadar akan kebersihan, sehingga membuang sampah sembarangan, dan membuat genangan air dan bau seperti ini.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Solok, Reinier mengungkapkan, dalam menjaga kebersihan Kota Solok, tim kebersihan setempat selalu melakukan aksi bersih- bersih setiap malam harinya dan sebuh harinya.

"Demi menjaga Kota Solok agar selalu bersih, tim kebersihan kami selalu melakukan aksi bersih- bersih setiap malam dan sebuh harinya, aksi bersih tidak terkecuali juga untuk Pasar Raya Solok," katanya.

Reinier juga mengungkapkan terkait bau busuk yang ada di Pasar Raya Solok, ia akan mencoba mengecek lokasi tersebut terlebih dahulu.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

"Kami akan cek lokasi terlebih dahulu, dan akan mengajak pihak terkait seperti Dinas kebersihan dan Perkim agar bisa dicarikan solusinya," ujarnya.

Dalam hal ini, Reinier juga meminta dan mengajak warga Kota Solok dan sekitarnya, untuk selalu menjaga kebersihan terutama para pedagang yang berjualan di Pasar raya Solok.

"Karena jika bisa menjaga kebersihan, maka akan membuat pengunjung nyaman, dan apa yang dijual bebas dari penyakit," ujarnya.



Terkait
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Lainnya
Syahrul Aidi Tinjau Aspirasi Tahun 2024 di Inhil, Mulai Jembatan, Desa Wisata, Hingga Air Bersih
Syahrul Aidi Tinjau Aspirasi Tahun 2024 di Inhil, Mulai Jembatan, Desa Wisata, Hingga Air Bersih
Program Santunan Kematian Pemko Pekanbaru Sudah Berjala
Seluas 730 Hektare Hutan Bintan Diputihkan
Muhammadiyah Sumbar Imbau Pengurus Masjid, PDM dan Orto
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D