Organda Pekanbaru Imbau Masyarakat Tidak Mudik Pakai Travel Gelap

Alwira Fanzary
Sabtu, 1 Juni 2019 12:51:56
Syaful Alam

KANALSUMATERA.com - Organda Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan travel gelap saat mudik Lebaran 2019. Pemudik yang menggunakan travel gelap tidak terjamin sisi keselamatannya oleh angkutan tersebut.

"Travel gelap itu ilegal. Mereka angkutan tidak resmi yang tidak bisa menjamin keselamatan para penumpang," tegas Ketua Organda Kota Pekanbaru, Syaiful Alam, Jum'at (31/5/2019).

Menurutnya, masyarakat bisa memilih angkutan darat resmi di Pekanbaru. Pihaknya memastikan ada ribuan armada siap mengangkut pemudik pada momen Mudik Lebaran 2019 ini.

Mereka memastikan ada 1.000 unit armada darat untuk angkutan lebaran. Angkutan ini tidak cuma armada reguler saja. Tapi ada dukungan bus tambahan berupa bus pariwisata.

Baca: Wali Kota Pekanbaru Tegaskan HGB Ruko STC Tak Bisa Diperpanjang, Ini Alasannya

Syaiful tidak menampik keberadaan travel gelap masih marak di Kota Pekanbaru. Mereka kebanyakan melayani rute menuju sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Barat.

Travel gelap juga melayani rute sejumlah daerah di Provinsi Riau. Jumlah travel gelap pun terus bertambah. Ks

Terkait
Pemprov Riau Bentuk BUMD Peternakan Terpadu, Target Swasembada Daging dan Dongkrak PAD
Pemprov Riau Bentuk BUMD Peternakan Terpadu, Target Swasembada Daging dan Dongkrak PAD
Wabup Kuansing Pastikan Pemerintahan Tetap Stabil dan M
Wakil Bupati Kampar Serahkan Bantuan Pangan kepada 1.31
Bupati Zukri: RKPD Pelalawan 2027 Harus Sinkron dengan
Lainnya
Syahrul Aidi Bertemu Wamen PU, Sampaikan Kondisi Desa Balung dan Pembangunan di Aliran Sungai Kampar
Syahrul Aidi Bertemu Wamen PU, Sampaikan Kondisi Desa Balung dan Pembangunan di Aliran Sungai Kampar
Dinas PUPR Pekanbaru Turunkan Armada Bersihkan Sampah
Mobil Avanza Terjun ke Jurang di Wilayah Objek Wisata S
Saidul Tombang: Pemkab Kampar dan Pemprov Riau  Sikapi
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Nasional
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Turun Jadi 55,1 Persen
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Turun Jadi 55,1 Persen
Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat M
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Dis
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik