Menuntut Hak, Pensiunan Ini Pecahkan Kaca Kantor

Popi Rada Asmila
Kamis, 8 November 2018 11:33:11
Pensiunan Mengamuk dan Memecahkan Kaca Kantor

KANALSUMATERA.com - Mahmud (55), seorang pensiunan karyawan PT Mapoly Raya pada Rabu (7/11), meluapkan emosi dengan memecahkan kaca pintu kantor perusahaan perkebunan sawit tersebut. Disebut-sebut, kasus itu dipicu karena pihak perusahaan belum membayar uang pesangon sejumlah Rp 410 juta.

Dilansir dari Serambie News, kasus amukan mantan karyawan tersebut sempat heboh, apalagi yang dipecahkan adalah kaca kantor perusahaan perkebunan dengan alamat kantor di Desa Alue Kuyun, Kecamatan Woyla Timur, Aceh Barat. Selain kaca pintu, sejumlah kursi juga ikut dibanting sang pensiunan. Lokasi kantor perusahaan perkebunan tersebut sekitar 1,5 jam perjalanan dari pusat kota di Meulaboh, perusahaan ini memiliki lahan tanaman sawit pada sejumlah kecamatan di Aceh Barat, seperti di Panton Reu, Woyla Timur, Woyla, dan beberapa kecamatan lain. Mahmud kepada Serambi, kemarin, menjelaskan, dirinya pensiun sebagai manajer kebun dari PT Mapoly Raya pada September lalu. Menurutnya, emosi dia memuncak karena sudah beberapa kali mempertanyakan kepada pihak perusahaan kapan pesangon dibayar sesuai aturan berlaku.

“Sudah sekitar 3 kali, namun tidak ada jawaban pasti sehingga saya emosi karena pihak perusahaan terkesan mempermainkan saya,” katanya.

Disebutkan Mahmud, dana yang menjadi hak pesangonnya berjumlah Rp 410 juta itu bukan angka yang sedikit. Namun, hingga kini tidak juga dibayarkan oleh perusahaan yang menjadi kewajiban ketika karyawan pensiun. “Uang itu sangat saya butuhkan. Ini perusahaan seperti menghindari terhadap kewajiban mereka,” tukasnya. Mahmud yang merupakan warga Meulaboh, Aceh Barat itu menegaskan, dia akan melaporkan hal ini ke pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) karena perusahaan mengabaikan kewajiban mereka membayar hak-hak karyawan yang pensiun. “Itu hak saya. Saya meminta perusahaan segera membayar pesangon untuk saya,” tandasnya.

Baca: Gaji Tenaga Kontrak Pemkot Bandar Lampung Tahun Depan Naik Jadi Rp 2 Juta, Tapi Masih di Bawah UMK

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Aceh Barat, Dr Mulyagus MSi yang ditanyai Serambi, kemarin, mengaku, pihaknya sejauh ini belum menerima laporan dari mantan karyawan PT Mapoly Raya ke pihak dinas. “Tentu, bila ada laporan ke dinas akan dibantu penyelesaian soal pesangon sesuai aturan berlaku mengacu kepada Undang-undang Tenaga Kerja,” ucapnya. Diterangkannya, terkait dana pesangon, penyelesaiannya dapat dilakukan dalam empat langkah yakni, pertama pihak bersangkutan menyurati perusahaan dan kalau tidak ditindaklanjuti, maka masuk ke proses kedua yaitu dinas akan duduk tiga pihak yakni perusahaan, bersangkutan, dan dinas. “Namun, bila juga tidak tuntas maka diselesaikan melalui mediator, serta terakhir melalui pengadilan. “Semua ini diatur dalam UU,” paparnya.

General Manajer PT Mapoly Raya, Budi Satria yang dikonfirmasi Serambi, kemarin, mengaku dia belum bisa memberikan keterangan banyak soal perusakan kaca pintu kantor oleh pensiunan perusahaan tersebut. Dia hanya menyatakan, bahwa mantan karyawan PT Mapoly Raya itu tidak sabar terkait pembayaran dana pesangon. “Yang bersangkutan, Pak Mahmud yang tidak sabar,” tukasnya. Diakui Budi, dana pesangon yang akan dibayarkan kepada Mahmud yang baru pensiun sebagai karyawan, kini dalam proses di kantor Medan, Sumatera Utara (Sumut), dan akan dibayarkan pada 20 Nopember 2018 mendatang. Namun, GM PT Mapoly Raya ini tak lagi mau berkomentar ketika ditanyai lebih jauh apa sikap perusahaan terhadap adanya peristiwa pemecahan kaca pintu kantor oleh eks karyawan.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK, melalui Kapolsek Woyla Timur, Iptu M Jamin saat ditanyai Serambi, sore kemarin, mengatakan, pihak perusahaan belum melapor kepada polisi. Tapi, jika nanti ada masuk laporan, polisi akan memastikan ke lokasi. “Kita akan cek ke perusahaan,” jelasnya. Iptu M Jamin mengungkapkan, selama ini kawasan perusahaan itu dijaga oleh personel polisi untuk pengamanan, yakni dari Polres dan Pospol Panton Reu. “Terkait peristiwa ini, kami masih akan berkoordinasi, baik dengan perusahaan dan personel pengamanan di perusahaan itu." Tutupnya. Sn/Ks



Lainnya
485 Mahasiswa Kukerta UNRI Diturunkan ke Bengkalis, Fokus Pemberdayaan Desa dan Inovasi
485 Mahasiswa Kukerta UNRI Diturunkan ke Bengkalis, Fokus Pemberdayaan Desa dan Inovasi
Hendry Munief dan Bupati Afni Gagas Kawasan Strategis P
Pengurus KONI Kampar Masa Bakti 2016-2020 Resmi Demisio
Waspada, Gelombang Air Laut di Anambas dan Natuna Capai
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Politik
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pili
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pendidikan
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan