Masuk Musim Kemarau, Ini Kata Direktur PDAM Padang Pariaman
PADANG PARIAMAN,KANALSUMATERA.com -- Kemarau yang melanda Kabupaten Padang Pariaman ditambah kabut asap kiriman dari provinsi tetangga Riau dan Jambi berdampak serius buat daerah ini. Dampak lebih khusus menimpa sumber-sumber air PDAM yang akan didistribusikan kepada masyarakat sebagai konsumen atau pelanggan.
Menurut Direktur PDAM Kabupaten Padang Pariaman Aminuddin, konsumen pada 3 unit PDAM yang terdapat di tiga kecamatan yang terdampak paling serius. Debit (ketersediaan) air mengalami penurunan sekitar 60 persen.
Tiga kecamatan itu meliputi Batang Anai, Tandikek dan Sungai Geringging. Menyusul Unit Ketaping di Kecamatan Batang Anai, dan Kecamatan Ulakan Tapakis yang berada di bawah unit Pauh Kambar Kecamatan Nan Sabaris.
Sementara pada kecamatan-kecamatan lain di Padang Pariaman juga mengalami penurunan debit air. Hanya saja persentasenya masih di bawah angka 40.
Atas kondisi tersebut, Direktur PDAM Aminuddin meminta pengertian masyarakat.
"Ini murni faktor alam, di luar kekuatan manusia. Siapapun atau sistem bagaimanapun takkan bisa menghindari. Namun kita tetap berupaya mencari solusi ke depan dengan mengolah sumber-sumber baru," katanya seraya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan itu Jumat (20/9/19) di kantor PDAM Jambak di Lubuk Alung. (aji/rel)
