Masuk Musim Kemarau, Ini Kata Direktur PDAM Padang Pariaman

Mawardi Tombang
Jumat, 20 September 2019 10:58:44
Kondisi sumber air PDAM di musim kemarau (Dok Ist)

PADANG PARIAMAN,KANALSUMATERA.com -- Kemarau yang melanda Kabupaten Padang Pariaman ditambah kabut asap kiriman dari provinsi tetangga Riau dan Jambi berdampak serius buat daerah ini. Dampak lebih khusus menimpa sumber-sumber air PDAM yang akan didistribusikan kepada masyarakat sebagai konsumen atau pelanggan.

Menurut Direktur PDAM Kabupaten Padang Pariaman Aminuddin, konsumen pada 3 unit PDAM yang terdapat di tiga kecamatan yang terdampak paling serius. Debit (ketersediaan) air mengalami penurunan sekitar 60 persen.

Tiga kecamatan itu meliputi Batang Anai, Tandikek dan Sungai Geringging. Menyusul Unit Ketaping di Kecamatan Batang Anai, dan Kecamatan Ulakan Tapakis yang berada di bawah unit Pauh Kambar Kecamatan Nan Sabaris.

Sementara pada kecamatan-kecamatan lain di Padang Pariaman juga mengalami penurunan debit air. Hanya saja persentasenya masih di bawah angka 40.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Atas kondisi tersebut, Direktur PDAM Aminuddin meminta pengertian masyarakat.

"Ini murni faktor alam, di luar kekuatan manusia. Siapapun atau sistem bagaimanapun takkan bisa menghindari. Namun kita tetap berupaya mencari solusi ke depan dengan mengolah sumber-sumber baru," katanya seraya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan itu Jumat (20/9/19) di kantor PDAM Jambak di Lubuk Alung. (aji/rel)



Terkait
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta J
Lainnya
Plt Gubernur Riau Sampaikan Duka Mendalam atas Tragedi Tenggelamnya Kapal Pompong di Tanjung Buton
Plt Gubernur Riau Sampaikan Duka Mendalam atas Tragedi Tenggelamnya Kapal Pompong di Tanjung Buton
Kasus HIV di Riau Tembus 11.523, Dinkes Perluas Skrinin
Harga Cabai Makin Tak Terjangkau Di Agam, Tembus Rp80.0
Paskibraka Perempuan Solok Selatan Kini Kenakan Celana
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
NasDem Usul Parliamentary Threshold 7 Persen, Berlaku N
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket