Mak Itam Laik Jalan Izin Operasional Tidak Ada.

Mawardi Tombang
Kamis, 15 Agustus 2019 09:33:53
Ilustrasi - Kereta api di Padang, Sumatera Barat. ANTARA/Miko Elfisha

Padang (ANTARA),KANALSUMATERA.com - Kereta api legendaris Mak Itam yang berada di dipo Sawahlunto, Sumatera Barat, dipastikan dalam kondisi laik jalan untuk mendukung pariwisata berbasis Warisan Budaya Dunia UNESCO.

"Mak Itam siap untuk beroperasi kapan saja. Bahkan untuk kebutuhan harian pun masih sanggup," kata Kepala PT KAI Divre II Sumbar, Fredi Firmansyah, di Padang, Rabu.
Ia menyatakan ujicoba kelaikan jalan, terakhir kali dilakukan pada Juli 2019. Lokomotif dengan nomor seri E10 60 itu dipanaskan, dan dijalankan hingga rel depan dipo
Persoalannya, kata Fredi, adalah izin operasi untuk "Mak Itam" hingga saat ini belum ada. Izin dikeluarkan oleh Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Selain itu rel kereta api hingga terowongan juga harus benar-benar dalam kondisi baik agar keselamatan penumpang bisa terjamin.
"Keselamatan penumpang adalah prioritas pertama. Jika tidak ada jaminan, meski Mak Itam dalam kondisi baik, tidak akan dioperasikan," ujarnya

Pengoperasian Mak Itam juga tergantung pada kesiapan Pemkot Sawahlunto karena sistem antara PT KAI dengan pemerintah daerah adalah sewa.
Biaya operasional akan ditanggung oleh pemerintah daerah sementara PT KAI bertanggung jawab untuk masinis dan pemeliharaan.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Sebagai gambaran, batu bara yang dibutuhkan untuk perjalanan Mak Itam dari Sawahlunto ke Muaro Kalapan pulang pergi sekitar 1 ton dengan harga sekitar Rp1,2 juta. Itu di luar biaya operasional lain.

Manager Sarana PT KAI Divre II Sumbar, Maruchan menyebut gambaran biaya operasional kereta api uap di Ambarawa saat ini Rp5 juta pulang pergi ke Bedono.
Pemerhati pariwisata Sumbar Nofrin Napilus mengatakan Mak Itam akan sangat mendukung posisi bekas tambang Ombilin Sawahlunto sebagai Warisan Budaya Dunia. Seharusnya, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh untuk hal itu.*



Terkait
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta J
Lainnya
Pengibaran Merah Putih di Tengah Karhutla Pelalawan, Semangat Kemerdekaan Tetap Berkobar
Pengibaran Merah Putih di Tengah Karhutla Pelalawan, Semangat Kemerdekaan Tetap Berkobar
Ekspos Final Masterplan Penanganan Banjir Pekanbaru, In
Gubernur Irwan Prayitno terima penghargaan KDI 2019
Fachruddin Panggabean Jabat Lurah Air Hitam Payung Seka
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pendidikan
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar