Lampung Tuan Rumah Rakor Destinasi Wisata Regional Sumatera

Alwira Fanzary
Sabtu, 9 Februari 2019 17:46:36
Peserta Rakor

KANALSUMATERA.com - Provinsi Lampung menjadi tuan rumah penyelenggaraan rapat koordinasi (Rakor) Pengembangan Destinasi Wisata Regional di wilayah Sumatera.

"Saya diprotes oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, bahwa sesuai arahan Menteri Pariwisata, Bandarlampung harus jadi tuan rumah rakor, selain Kota Medan," ujar Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kemenpar RI, Dadang Rizki Ratman, di Bandarlampung, Jumat (8/2).

Seperti yang diberitakan Antara, sebelumnya rakor ini akan diadakan di Kota Medan, Sumatera Utara. Namun, atas usulan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Budiharto, bahwa Lampung tepatnya kota Bandar lampung juga tepat menjadi tempat penyelenggaraan rakor.

Sehingga, lanjutnya, diputuskan rakor dibagi dua. Lima provinsi di kota Medan dan lima provinsi di Bandalampung.

Dadang mengapresiasi Gubernur Lampung karena dinilai penuh keseriusan terhadap kemajuan sektor pariwisata.

Baca: Perkuat Kemandirian Ekonomi Wilayah, Hendry Munief Dorong Sinergi Bisnis antar Provinsi di Sumatera

Selain itu, lanjutnya, upaya pemulihan objek pariwisata yang terkena bencana tsunami pun cepat.

"Gubernur Lampung terhadap pengembangan sektor pariwisatanya sangat luar biasa sekali," ujarnya.

Dadang mengatakan tujuan dari rakor tersebut yakni bagaimana mengembangkan destinasi yang dikerjakan secara bersinergitas.

"Saya ingin juga sampaikan kepada lima provinsi bagaimana mengembangkan destinasi dengan melihat destinasi dari 3A yakni Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas," katanya.

Terhadap bencana yang menerjang sejumlah wilayah di beberapa provinsi di Indonesia, Dadang menekankan terhadap provinsi lainnya untuk bersama-sama mendatangi daerah yang terkena musibah untuk diberikan dorongan serta motivasi khususnya di kawasan destinasi.

"Kita niatkan jika ada salah satu provinsi dimana destinasinya terkena musibah bencana alam mari kita datangi daerah tersebut untuk menunjukkan rasa empati terutama setelah pemulihan. Kita harus paham bahwa ada fase-fase tertentu yang kita lalu, yaitu tanggap darurat, pemulihan dan normalisasi," ujarnya.

Pada saat pemulihan, Dadang mengajak semua pihak untuk datang ke lokasi saat pemulihan. Hal tersebut diyakini Dadang, akan mampu mendongkrak kembali destinasi di wilayah yang terkena musibah.

"Pemerintah sendiri harus memberikan contoh kepada non pemerintah untuk bagaimana strategi pemulihan karena secara tidak langsung kita datang ke wilayah tersebut lalu menginap disana dan lainnya, maka ekonominya akan jalan kembali," ujarnya.

Ia menyebutkan sinergitas antara pemangku kepentingan seperti pemerintah, pelaku bisnis, media, akademisi dan juga komunitas sangat penting dalam mengembangkan destinasi.

"Pariwisata sangat sensitif terhadap keamanan, kebersihan, dan ketertiban, jadi tunjukan masing-masing mulai sekarang niatkan daerahnya aman bersih dan tertib. Yang sudah ada ditata kembali untuk dipromosikan dan yang belum ada, kepada daerah yang mempunyai rencana pengembangan destinasi di wilayah masing-masing, semua dimulai dari perencanaan, rencanakan dengan baik," katanya.

Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Region I, Kemenpar RI Lokot Ahmad Enda mengatakan selain menjadikan Lampung sebagai tempat penyelenggaraan rakor oleh lima provinsi, Lampung dinilai menjadi prioritas dari Kemenpar RI.

"Karena Lampung menjadi pintu gerbangnya Pulau Sumatera, saya juga sudah tahu banyak di Lampung destinasi wisatanya bagus ," tandasnya. Kso

Lainnya
Markas Damkar Pekanbaru Jadi Destinasi Wisata Edukasi Anak Usia Dini
Markas Damkar Pekanbaru Jadi Destinasi Wisata Edukasi Anak Usia Dini
Pj. Bupati Kampar Jajaki Kerjasama Public Private Partn
Terciduk Bercumbu Dalam Mobil Bergoyang, Pasangan Bukan
Sejumlah 51 Orang Tenaga Kerja Asing China Dikeluarkan
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hukum
UIN Jakarta dan Sekolah Islam Pamulang Memanas, Sengketa Pengelolaan Berujung Ketegangan
UIN Jakarta dan Sekolah Islam Pamulang Memanas, Sengketa Pengelolaan Berujung Ketegangan
Kasus Rektor Unsoed Jadi Sorotan, Komisi X DPR Dorong E
Polda Metro Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Ta
Nasional
Desa Adat Sade Lombok Dilalap Api, Ratusan Bangunan Rumah Sasak Tinggal Puing
Desa Adat Sade Lombok Dilalap Api, Ratusan Bangunan Rumah Sasak Tinggal Puing
Polda Riau Turunkan Tim Medis dan Trauma Healing untuk
Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Riau Jadi Wilayah
Daerah
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Kebijakan Ekspor
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Kebijakan Ekspor
KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami
Mobil Pajak Keliling Hadir di Kelurahan Sialangmunggu P
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar