Kopi Kamuh, Mendadak Favorit di Tanjungpinang

Mawardi Tombang
Senin, 2 September 2019 09:25:26
outlet kopi kamuh

Tanjungpinang, KANALSUMATERA.com - Ketika otak perlu inspirasi. Kata-kata itu biasa diplesetkan menjadi singkatan KOPI oleh kaum muda. Ngopi di kafe selama ini memang menjadi gaya hidup kaum urban. Tak jarang inspirasi muncul usai ngopi. Soalnya, aktivitas ini biasa dilakukan bersama teman dan rekan dekat. Dari ngopi sembari bertukar pikiran, ide-ide muncul.

Di Tanjungpinang, budaya ngopi sudah menjadi bagian hidup. Bisa dibilang kedai kopi 'berserak' letakanya di kota gurindam. Bisnis kedai kopi pun kian berkembang, begitu juga cara pengolahannya.

Seperti Kopi Kamuh yang terletak di Jalan Teuku Harun, Tanjungpinang. Nama ini mendadak populer di kalang kaum urban. Kopi kamuh ternyata memiliki keunikan tersendiri.

Perbedaan itu mulai varian rasa hingga konsep tempatnya dan gelas yang digunakan. Joky, pengusaha muda ini mendekorasi kontainer sebagai tempat meracik kopi. Di sini para pengujung langsung memesan ke barista. Merka juga dapat menyaksikan para barista berselantar meracik kopi.

Joky mengatakan, bahwa racikan kopinya itu bisa dinikmati setiap kalangan, pria atau pun wanita. Katanya, minuman kopi pada umumnya dinikmati untuk menghilang ngantuk dan untuk menambah stamina.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

"Ternyata kopi ini juga bisa untuk menghilangkan dahaga, sama seperti kita minum minuman dingin lain ketika haus. Namun rasa kopinya itu tetap ada, jadi kopi ini bisa dinikmati musim panas maupun dingin," kata pemilik Kopi Kamuh, Joky, Minggu (1/9/2019).

Ia menyebutkan, Kopi Kamuh ini memiliki banyak varian rasa tak kalah jauh seperti kopi Starbucks, namun pihaknya menjualnya dengan harga yang terjangkau. "Harganya standar, bisa untuk semua kalangan, untuk alat kita mengunakan alatnya hampir kayak kopi Starbucks," ujarnya.

Ia menjelaskan, adapun aneka rasa kopi kamuh yaitu, kopi aren, kopi lemon, caramel macchiato, kopi mint, kopi yakult, rum regal dan brown regal, classic chocolate, aren fresh milk hingga berry series. Para pelanggan pun bisa memesan sesuai dengan seleranya masing-masing.

"Kopi aren ini perpaduan antara espresso, susu segar dan aren. Kalau bijih kopi kita gunakan borusta, ini kita ambil langsung dari Jawa, bijih kopi borusta ini selain rasa filternya dapat, kopi ini konsisten dalam soal aromanya," jelasnya.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

Joky dan David.

Ia menceritakan, ia memulai usaha kopi ini dari nol bersama temannya David salah satu pengusaha distributor bawang di Tanjungpinang. Awalnya mereka berdua adalah penikmat kopi, karena candu akan rasa kopi mereka pun mencari tahu tentang dunia kopi.

"Kami ini memiliki lantar belakang yang berbeda, kalau saya bekerja di perusahaan swasta dan bang David pengusaha. Kami ini memiliki kebiasaan suka ngopi, nah dari meja kopi itu lah kami memiliki ide untuk membuka tempat ngopi," katanya.

Baca: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang

Ia menuturkan, pihaknya pun tidak menyangka inovasi kopinya itu menarik perhatian masyarakat khususnya para kaum urban. Bahkan saat launching pada tanggal 13 Agustus 2019 itu pihaknya kewalahan melayani pesanan pelanggan.

"Kita kan perdana, belum terbiasa melayani pelanggan sampai ngantre panjang. Tapi kini para pelanggan bisa memesannya melalui go food dan gimi," sebutnya.



Terkait
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Pemko Pekanbaru Resmi Gratiskan BPHTB untuk MBR, Dukung Program 3 Juta Rumah Pemerintah Pusat
Pemko Pekanbaru Resmi Gratiskan BPHTB untuk MBR, Dukung Program 3 Juta Rumah Pemerintah Pusat
Syahrul Aidi Perjuangkan Pembangunan Jalan Lintas Bono
Tahanan Polsek Tanjungpinang Barat Nekat Gantung Diri,
Usai Tinjau Lokasi Kebakaran di Tj. Medang, Wabup Meran
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind