Kejar Opini Pelayanan Tertinggi, Riau Siap Hadapi Penilaian Ombudsman 2026

Kanama Amar
Kamis, 23 Juli 2026 23:56:36

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menargetkan meraih predikat kualitas pelayanan publik tertinggi dalam Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 yang dilakukan Ombudsman RI. Target tersebut ditegaskan saat Entry Meeting Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik yang digelar di Ballroom Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, Kamis (23/07/2026).

Kegiatan ini menjadi awal tahapan penilaian Ombudsman RI di Provinsi Riau sebelum proses pengumpulan data dan penilaian lapangan yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Tahun ini, mekanisme penilaian mengalami penyempurnaan dengan menambahkan pengukuran tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik yang diberikan pemerintah.

Acara tersebut dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Anggota Ombudsman RI sekaligus Koordinator Wilayah Riau Nuzran Joher, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau Bambang Pratama, para kepala daerah kabupaten/kota, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta instansi vertikal.

Baca: PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau, Bambang Pratama, menjelaskan Entry Meeting bertujuan menyamakan persepsi seluruh instansi sebelum tim Ombudsman melakukan penilaian di lapangan.

"Penilaian sekarang tidak hanya melihat standar pelayanan, tetapi juga mengukur tingkat kepercayaan masyarakat. Hasilnya akan dikategorikan dalam opini pelayanan, mulai dari rendah, sedang, tinggi hingga tertinggi," ujar Bambang.

Baca: Touring Bersama UAS dan Kapolda, Bupati Siak Ungkap Strategi Pertahanan Kesultanan Siak

Menurutnya, sistem penilaian yang baru diharapkan mampu memberikan gambaran lebih utuh mengenai kualitas pelayanan publik yang dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa capaian zona hijau yang selama ini diraih Riau bukan alasan untuk berpuas diri. Pemerintah daerah justru menargetkan peningkatan kualitas pelayanan hingga mencapai kategori tertinggi.

"Target kita tahun 2026 adalah mencapai kategori kualitas tertinggi dengan nilai 88 sampai 100," tegas SF Hariyanto.

Baca: Hasil SPMB SD Pekanbaru Diumumkan, Pemko Pastikan Seleksi Gratis dan Transparan

Ia juga mengingatkan seluruh OPD agar terbuka terhadap setiap masukan maupun temuan dari Ombudsman. Menurutnya, seluruh rekomendasi yang diberikan merupakan bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kalau ada temuan dari Ombudsman, jangan ditutupi. Itu menjadi catatan penting untuk kita benahi. Semua masukan Ombudsman adalah demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Baca: TVRI Riau dan Pemprov Riau Perkuat Sinergi, Matangkan Rencana Nobar Piala Dunia 2026

Dalam penilaian tahun ini, Ombudsman tidak hanya mengevaluasi pemenuhan standar pelayanan, tetapi juga aspek input, proses, output, pengelolaan pengaduan, hingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pemerintah. (SM)



Terkait
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
Usai Lantik Ratusan Pejabat, Anggota DPRD Riau Samsuri
Jelang Idul Adha, MUI Bengkalis Pelatihan Juleha untuk
BPBD dan Dinsos Kampar Siaga, Sungai Subayang Meluap: 7
Lainnya
Jelang Penetapan RAPBN 2027, Hendry Munief Sinkronisasi Program dengan Dispar dan Disperindag Riau
Jelang Penetapan RAPBN 2027, Hendry Munief Sinkronisasi Program dengan Dispar dan Disperindag Riau
Syahrul Aidi Harapkan Kementerian Komdigi Atasi Blanksp
Pemuda dan Mahasiswa Desa Domo Puas Dengan Kemajuan Des
Simpan Sabu di Box Motor, Pria Asal Bandung Ditangkap P
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind