Kasus Pembobolan Rutan Lhoksukon, 38 Napi Masih Kabur

Mawardi Tombang
Kamis, 15 Agustus 2019 12:09:39
38 Napi kabur

Kanalsumatra.com - LHOKSUKON – Kasus pembobolan Cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara, hingga kini masih meninggalkan tunggakan bagi aparat penegak hukum. Karena, sampai sekarang ini masih ada narapidana dan tahanan yang belum berhasil ditangkap.

Sebagaimana diberitakan sebelummnya, Rutan Cabang Lhoksukon, Aceh Utara pada Minggu (16/6/2019) sekira pukul 15.45 WIB dibobol puluhan napi dan tahanan dengan cara merusak tiga pintu. Sehingga, dari 447 total napi dan tahanan saat itu, sebanyak 73 orang berhasil kabur. Kini, mereka sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Plt Kepala Rutan Cabang Lhoksukon, Ramli kepada Serambi Rabu (14/8) menyebutkan, mereka yang belum berhasil ditangkap kini sudah menjadi kewenangan polisi untuk meringkusnya. Karena, petugas sipir saat ini harus fokus kepada pengamanan di Rutan.

Dari 73 napi dan tahanan yang kabur, 38 orang diantaranya hingga kini belum berhasil ditangkap petugas. Sedangkan 34 tahanan dan napi lagi, sudah berhasil diamankan kembali di Cabang Rutan Lhoksukon dengan cara ditangkap kembali, dan menyerahkan diri. Sedangkan satu lagi sudah tewas karena ditemukan di sungai kawasan Lhoksukon.

Dari 34 tersebut, sebanyak 15 napi sudah dipindahkan ke Rutan Kelas IIB Bener Meriah pada 19 Juni 2019. Napi yang dipindahkan tersebut adalah mayoritas napi kasus narkoba dengan hukuman 2 sampai 5 tahun. Kemudian, pada Kamis (20/6/2019), lima napi kasus narkoba yang kabur kembali dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Narkoba Kelas II Langsa. “Saat ini, satu napi yang terlibat dalam kasus pembobolan rutan ditahan di Ppolres Aceh Utara,” ujar Ramli.

Napi tersebut adalah Syafrijal (42) yang terlibat kasus pembunuhan asal Desa Meunasah Teungoh, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara.

Syafrijal divonis penjara seumur hidup oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara pada 28 Mei 2019 dalam kasus pembunuhan M Amin (73) Peutuha Peut Dusun Alue Mudek, Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim, Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada Serambi kemarin menyebutkan, hingga kini petugas masih terus berupaya mendeteksi keberadaan napi dan tahanan yang kabur. Apalagi, mereka yang masih kabur tersebut sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sedangkan beberapa diantaranya sudah terdeteksi keberadaannya dan masih dalam pemantauan petugas. “Hasil penyelidikan kita sementara di lapangan, ada juga napi dan tahanan yang kabur tersebut sudah ke luar daerah,” katanya. Proses pengejaran mereka, lanjut Kasat Reskrim, akan terus berlangsung sampai semua mereka bisa ditangkap kembali.



Lainnya
Pemerintah Kabupaten Kampar Salurkan Donasi Tunai untuk Korban Bencana di Kabupaten Lima Puluh Kota
Pemerintah Kabupaten Kampar Salurkan Donasi Tunai untuk Korban Bencana di Kabupaten Lima Puluh Kota
Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Resmi Ditutup
Kepala UPT V Bapenda Pekanbaru: Program SDT Efektif Cap
Wabup Batubara, Oky Iqbal, ajak masyarakat lebih peduli
Nasional
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Hu
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung