Kapal Banawa Terbengkalai, Berikut Klarifikasi Dinas Pariwisata Kampar

Mawardi Tombang
Rabu, 30 September 2020 16:48:19

KANALSUMATERA.com - Bangkinang - Berkisar 2 bulan pemberian kapal hibah oleh pemerintah pusat kepada masyarakat Kabupaten Kampar, kapal tersebut dikabarkan rusak pada bagian jangkar dan beberapa terkelupas di bagian kulit kapal. Di mana pemberian kapal tersebut yang langsung diserahterimakan oleh Sekda Kampar kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar, Zulia Dharma menyampaikan bahwa kapal tersebut merupakan hibah dari Kementerian Perhubungan untuk Dinas Perhubungan Kampar. Namun karena Kampar saat ini menggalakkan industri pariwisata, kapal tersebut alih hibahkan dari Dishub dan Dinas Pariwisata Kampar.

"Awal kita mendapatkan hibah kapal ini sekitar 2 bulan yang lalu. Dan itu tahun anggaran berjalan. Maka tentu kita tidak ada anggaran untuk operasional dan perawatan." terang Zulia Dharma saat dihubungi pada Rabu (30/9/2020).

Zulia Dharma melanjutkan kerusakan yang terjadi saat ini akan dibincangkan secepatnya dan dicari solusi atas perbaikan kapal tersebut.

"Kondisi Kapal tidak ada masalah, masih bagus, cuma ada bocor di jangkar kapal dan beberapa terkelupas di kulit kapal. Sekarang kami sedang membincangkan dan mencari solusi mengenai kerusakan tersebut kepada pihak terkait". Terang Zulia

Baca: Bawaslu RI Buka Lomba Debat PHP VI 2026, Mahasiswa Kampar Diajak Ambil Bagian

Untuk dana perawatan dan operasional, Zulia menyampaikan sudah diusulkan di APBD Perubahan Kampar tahun 2020.

"Jadi dana operasional dan perawatan kapal belum ada dari Dinas Pariwisata, menanggapi persoalan itu kami secepatnya mengusulkan di APBD perubahan dengan Bappeda. Namun kami biarkan tidak, kapal tersebut kami jaga, diikat supaya tidak lepas dan hanyut" jelas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar saat di hubungi wartawan Inforiau.co.

Kadis menyampaikan pada saat pemberian kapal kemarin, kondisi air saat itu membaik. Kondisi sungai tidak seperti sekarang yang mengalami surut dan dangkal. Sehingga menyebabkan kapal tergantung di daratan.

"Kemarin air besar (naik), tidak seperti sekarang air sungai mengalami surut. Dengan itu tentu mengakibatkan kapal tergantung. Namun kami berupaya mengikatnya, dan kami beranggapan, untuk sekarang kapal lebih bagus tergantung kayak gitu daripada di lepaskan begitu saja" tegas Zulia. mal



Terkait
Tegas! Plt Gubernur Riau Ancam Sanksi Berat Pelaku Jual Beli Jabatan ASN
Tegas! Plt Gubernur Riau Ancam Sanksi Berat Pelaku Jual Beli Jabatan ASN
Wabup Kampar Lepas Kafilah MTQ Menuju Ajang Provinsi di
Kepala Diskominfo dan Persandian Kampar Gelar Tandatang
Satpol PP Kampar dan OPD Pindahkan Parkir di Jalan Dt T
Lainnya
Terima Perwakilan Riau Asal Kampar di Ajang PPPI, Kadiskominfo Harap Dapat Mengharumkan Daerah
Terima Perwakilan Riau Asal Kampar di Ajang PPPI, Kadiskominfo Harap Dapat Mengharumkan Daerah
Dishub PekanbaruĀ Gunakan Smart System pada PJU, Diuji
Lima Pelajar Lengayang Pesisir Selatan Ikuti Lomba Sain
Angin Puting Beliung Terjang Kota Binjai
Pendidikan
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Ino
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad