Kadis DLHK Pekanbaru Diingatkan Jangan Bermain Api Jelang Akhir Jabatan Wako Pekanbaru
KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Penghentian kontrak THL oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Pemko Pekanbaru yang hanya diumumkan melalui pesan Whatsapp oleh Kepala Dinas DLHK Pekanbaru Agus Pramono tengah malam jelang tahun baru kemarin makin menuai polemik. Banyak yang menganggap cara ini tidak tepat dan tidak elok.
Masri, pengurus Golkar Provinsi Riau menyayangkan keputusan ini karena di balik perekonomian morat marit yang diakibatkan oleh Covid-19 malah sekarang kawan-kawan Tenaga Harian Lepas (THL) dilakukan pemecatan. Pemecatan ini bahkan tanpa solusi dari Pemko Pekanbaru.
"Apalagi tahun 2021 merupakan jelang tahun politik pergantian walikota. Dimana jabatan pak DR Firdaus tinggal menghitung bulan. Kita sayangkan pembantu beliau ini gegabah dan tak memiliki banyak pertimbangan" terang aktivis HMI ini.
Untuk itu, dia mengingatkan agar Wako Pekanbaru memperhatikan setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh bawahannya. Jangan sampai jelang akhir masa jabatannya, akibat ulah anak buahnya, menyebabkan dia dikenang sebagai walikota dengan nama yang kurang baik.
Baca: 31 Puskesmas Segera Berakhir Izin Operasional, Dinkes Kampar Gelar Visitasi Perpanjangan Izin
"Padahal kita melihat DR Firdaus secara program sudah bagus. Namun dia selalu dirugikan oleh ulah anak buahnya. Ini terlihat setiap tahun selalu saja program-program anak buahnya yang jadi bahan kritikan warga kota. Maka jangan sampai pada akhir jabatan ini anak buah dia buat ulah. Tak ada waktu lagi nantinya untuk memperbaiki nama baik dalam bentuk program" tegas Masri yang merupakan alumni UIR ini.
Timbulnya kekisruhan di internal DLHK ini tidak terlepas dari pemutusan kerja pada THL di DLHK oleh Kadis DLHK Pekanbaru Agus Pramono. Disayangkan pula pemutusan itu melalui pesan whatsapp di tengah malam tahun baru.
Akibat hal itu, Pemko Pekanbaru bahan Walikota Pekanbaru DR Firdaus ST MT jadi bulan-bulanan kritikan banyak pihak. Dan juga, berdasarkan pemantauan di lapangan beberapa hari terakhir tumpukan sampah kembali menggunung. Kejadian yang sama juga terjadi beberapa tahun yang lalu. ***
