Jasad Lia Yulrifa, Gadis yang Meninggal Tergantung di Kontrakannya Dibawa Pulang ke Nagan

Mawardi Tombang
Kamis, 22 Agustus 2019 08:54:51
Mobil ambulance Puskesmas Krueng Barona Jaya, sedang mengevakuasi jenazah Lia Yulrifa

Kanalsumatra.com - BANDA ACEH - Jenazah Lia Yulrifa (25) gadis Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya yang ditemukan meninggal tergantung seutas jilbab di kusen pintu kamar rumah kontrakannya, di Lorong Tgk Diteupin Dusun Puklat, Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (21/8/2019) siang, malam harinya, langsung dibawa pulang ke kampung halamannya di Nagan Raya.


Pemulangan jenazah mahasiswi salah satu fakultas di Unsyiah, Banda Aceh itu ditemani oleh ayah, ibu dan saudaranya yang lain menggunakan mobil ambulans Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, setelah jenazah dimandikan di kamar jenazah rumah sakit pemerintah tersebut.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kapolsek Krueng Barona Jaya, Iptu M Hasan yang dihubungi Serambinews.com, Kamis (22/8/2019) dini hari mengatakan, jenazah Lia Yulrifa sudah dibawa pulang ke Nagan Raya.

“Jenazah baru saja dibawa pulang oleh keluarganya menggunakan ambulans milik Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin. Iya, kira-kira baru sekitar pukul 23.30 WIB,” kata Iptu M Hasan.

Menurutnya, jenazah hanya divisum dan tidak diotopsi. Hal tersebut diputuskan bersama oleh anggota keluarga korban, di samping pihak Kepolisian juga menerima surat pernyataan yang menerangkan keluarga tidak ingin mengotopsi korban, untuk mencegah ada hal-hal yang tidak diharapkan terjadi ke depan.

“Kalau visum tetap kita lakukan. Tapi, untuk otopsi ditolak oleh keluarga dengan diperkuat surat pernyataan sebagai pegangan bagi kami. Setelah itu jenazah langsung dibawa pulang oleh keluarga menggunakan ambulans rumah sakit umum,” sebut Kapolsek Krueng Barona Jaya ini.
Ia pun menerangkan, sejauh ini kasus dugaan bunuh diri itu pun masih dalam penyelidikan pihaknya.

“Kami juga sudah meminta keterangan tiga saksi warga setempat yang tahu setelah dilaporkan oleh Putri Eliza (19) saksi yang pertama mengetahui korban meninggal dunia, dalam keadaan leher terjerat kain jilbab dengan posisi tergantung di kusen pintu kamar korban,” ungkap Iptu Hasan.

Di samping itu, lanjut Kapolsek Krueng Barona Jaya, pihaknya juga akan mendalami keterangan dari Putri Eliza, saksi yang pertama kali mengetahui Lia Yulrifa, meninggal dunia tergantung.

Diberitakan sebelumnya Warga Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, dihebohkan oleh peristiwa dugaan gantung diri seorang gadis cantik bernama Lia Yulrifa (25), asal Desa Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Rabu (21/8/2019) siang.

Korban yang ditemukan meninggal dunia dengan kondisi leher terjerat kain jilbab yang diikat di bagian kayu kusen pintu kamar rumah kontrakannya di Lorong Tgk Diteupin, Dusun Puklat, desa setempat itu, pertama kali diketahui oleh Putri Eliza (19), yang juga mahasiswi asal Nagan Raya yang saat itu ingin mencuci baju ke rumah kontrakan korban.

Lainnya
Wabup Kampar Terima Kunjungan Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain, Undang Ground Breaking MI
Wabup Kampar Terima Kunjungan Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain, Undang Ground Breaking MI
Lampaui Target Zakat di Riau, Baznas RI Apresiasi Kiner
Wali Kota Ziarahi Makam Leluhur Sempena Hari Jadi Tanju
Terjerat Kasus Pencabulan, Pemuda Palembang Imingi Rp 1
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba