Jasad Lia Yulrifa, Gadis yang Meninggal Tergantung di Kontrakannya Dibawa Pulang ke Nagan
Kanalsumatra.com - BANDA ACEH - Jenazah Lia Yulrifa (25) gadis Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya yang ditemukan meninggal tergantung seutas jilbab di kusen pintu kamar rumah kontrakannya, di Lorong Tgk Diteupin Dusun Puklat, Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (21/8/2019) siang, malam harinya, langsung dibawa pulang ke kampung halamannya di Nagan Raya.
Pemulangan jenazah mahasiswi salah satu fakultas di Unsyiah, Banda Aceh itu ditemani oleh ayah, ibu dan saudaranya yang lain menggunakan mobil ambulans Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, setelah jenazah dimandikan di kamar jenazah rumah sakit pemerintah tersebut.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kapolsek Krueng Barona Jaya, Iptu M Hasan yang dihubungi Serambinews.com, Kamis (22/8/2019) dini hari mengatakan, jenazah Lia Yulrifa sudah dibawa pulang ke Nagan Raya.
“Jenazah baru saja dibawa pulang oleh keluarganya menggunakan ambulans milik Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin. Iya, kira-kira baru sekitar pukul 23.30 WIB,” kata Iptu M Hasan.
Menurutnya, jenazah hanya divisum dan tidak diotopsi. Hal tersebut diputuskan bersama oleh anggota keluarga korban, di samping pihak Kepolisian juga menerima surat pernyataan yang menerangkan keluarga tidak ingin mengotopsi korban, untuk mencegah ada hal-hal yang tidak diharapkan terjadi ke depan.
“Kalau visum tetap kita lakukan. Tapi, untuk otopsi ditolak oleh keluarga dengan diperkuat surat pernyataan sebagai pegangan bagi kami. Setelah itu jenazah langsung dibawa pulang oleh keluarga menggunakan ambulans rumah sakit umum,” sebut Kapolsek Krueng Barona Jaya ini.
Ia pun menerangkan, sejauh ini kasus dugaan bunuh diri itu pun masih dalam penyelidikan pihaknya.
“Kami juga sudah meminta keterangan tiga saksi warga setempat yang tahu setelah dilaporkan oleh Putri Eliza (19) saksi yang pertama mengetahui korban meninggal dunia, dalam keadaan leher terjerat kain jilbab dengan posisi tergantung di kusen pintu kamar korban,” ungkap Iptu Hasan.
Di samping itu, lanjut Kapolsek Krueng Barona Jaya, pihaknya juga akan mendalami keterangan dari Putri Eliza, saksi yang pertama kali mengetahui Lia Yulrifa, meninggal dunia tergantung.
Diberitakan sebelumnya Warga Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, dihebohkan oleh peristiwa dugaan gantung diri seorang gadis cantik bernama Lia Yulrifa (25), asal Desa Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Rabu (21/8/2019) siang.
Korban yang ditemukan meninggal dunia dengan kondisi leher terjerat kain jilbab yang diikat di bagian kayu kusen pintu kamar rumah kontrakannya di Lorong Tgk Diteupin, Dusun Puklat, desa setempat itu, pertama kali diketahui oleh Putri Eliza (19), yang juga mahasiswi asal Nagan Raya yang saat itu ingin mencuci baju ke rumah kontrakan korban.
