Hendry Munief Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Kepulauan Meranti sebagai Wilayah 3T
KANALSUMATERA.com - Selat Panjang - Sebagai wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terpencil/Terluar (3T), Kabupaten Kepulauan Meranti termasuk daerah prioritas sosialisasi empat pilar oleh anggota MPR/DPR RI Hendry Munief MBA.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Ahad (14/12/2025) ini diikuti oleh ratusan orang tokoh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. Hendry Munief dalam sosialisasinya menyampaikan bahwa pentingnya penguatan dan pemahaman masyarakat yang berada perbatasan dengan negara tetang seperti Malaysia dan Singapura ini.
Sebagai tokoh masyarakat Melayu Riau, dia begitu paham bahwa masyarakat Riau yang ada di bagian pesisir sangat dipengaruhi oleh negara tetangga. Baik secara sosial budaya yang masih serumpun Melayu, hingga secara ekonomi karena banyak hasil alam di pulau-pulau terluar ini diperdagangkan di Malaysia dan Singapura.
"Saya sangat paham di pulau-pulau terluar Riau ini sangat erat sejarah bahkan sekarang dengan negara tetangga. Mulai dari ekonomi hingga sosial. Bahkan masa lalu mata uang perdagangan masih menggunakan ringgit Malaysia. Siaran televisi dan radio lebih bagus dari Malaysia dari pada televisi dan radio Indonesia." terang Hendry Munief.
Untuk itu, katanya, negara harus hadir lebih dalam di tengah masyarakat. Baik dalam sosial, politik dan ekonomi. Negara harus memberikan skala prioritas dalam pembangunan agar masyarakat makin cinta dengan tanah air Indonesia.
Baca: Intersection Siak Tol Lingkar Pekanbaru akan Dibangun, Arus Lalu Lintas Dialihkan
"Secara politik, empat pilar berbangsa dan bernegara harus dipahami, dicintai dan dimaknai sebagai garis perjuangan bersama. Jangan sampai masyarakat di pulau-pulau terluar merasa nyaman dengan kehadiran budaya dan ekonomi dari luar sehingga mereka merasa cemburu karena perhatian pemerintah masih rendah." terang Hendry Munief lagi.
Dalam kesempatan itu, Hendry Munief menjelaskan empat pilar dasar negara yaitu Pancasila, UUD NRI 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Sembari beliau juga menjelaskan berbagai kondisi terkini perkembangan bangsa dan negara.
Kabupaten Kepulauan Meranti termasuk wilayah yang memiliki pulau-pulau kecil terluar dan sering disebut sebagai "beranda terdepan" NKRI karena letaknya berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan negara tetangga (Malaysia), menjadikannya salah satu titik penting di perbatasan Indonesia yang perlu perhatian khusus.
Posisi Kepulauan Meranti ini sangat strategis. Letaknya di jalur pelayaran internasional menjadi kekuatan sekaligus tantangan terkait keamanan dan pembangunan. Pemerintah telah menetapkan pulau-pulau kecil terluar di Meranti termasuk dalam 17 lokasi prioritas di Riau yang perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat, terutama terkait masalah abrasi.
