Helikopter Bom Air yang Padamkan Karhutla di Aceh Diperintah Geser ke Riau

Mawardi Tombang
Rabu, 14 Agustus 2019 11:48:06
Kepala BPBA meninjau helikopter bom air di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Selasa (13/8/2019).

Kanalsumatra.com MEULABOH - Helikopter bom air yang melakukan penyiraman udara terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Aceh Barat, kini diperintahkan bergeser ke Riau guna melakukan tugas yang sama karena Karhutla di sana juga sangat parah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh, T Ahmad Dedek, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Rabu (14/8/2019).

Menurut Ahmad Dadek, perintah ini disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB kepada Danrem 012/Teuku Umar dan Kepala BPBA, Rabu (14/8/2019).

Pasalnya Karhutla di Aceh Barat dinilai sudah selesai. Sedangkan Riau sudah sangat parah, bahkan hewan dan hutan konservasi di sana juga ikut terbakar.

“Jika masih dibutuhkan nanti di Aceh, dapat digeser dengan cepat dari Riau yang hanya butuh waktu 3 jam perjalanan,” ujar Dadek dalam pesan yang diteruskan kepada Bupati Aceh Barat dan pihak pengelola helikopter BMS.

Seperti diketahui, helikopter Water Bomming tiba di Banda Aceh pada Kamis pekan lalu dan pada Sabtu terbang ke Aceh Barat melakukan misi penyiraman udara Karhutla di Aceh Barat serta mendarat di Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya.

Aceh Barat melalui Keputusan Bupati Nomor 550/2019 tertanggal 5 Agustus hingga 31 Oktober 2019 ditetapkan siaga darurat bencana asap dampak karhutla. (*)



Lainnya
DPRD Minta Kinerja Pegawai Pemprov Jangan Menurun Pasca Penyelidikan KPK
DPRD Minta Kinerja Pegawai Pemprov Jangan Menurun Pasca Penyelidikan KPK
Pemko Batam Ekspedisi Jejak Sejarah di Pulau Boyan, Ter
Warga Jambi Temukan Mortir Sisa Perang Dunia
Gerombolan Kerbau Berkeliaran di Kawasan KPT, Membahaya
Hukum
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai Kekalahan Pemilu Sela AS
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai Kekalahan Pemilu Sela AS
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI
Mensesneg Prasetyo Hadi Sebut Dugaan Penyadapan Preside
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D