Ini Akibat Memberi Makan Kera di PinggirJalan

Mawardi Tombang
Rabu, 28 Agustus 2019 12:53:37
Ini akibat memberi makan kera di pinggir jalan

Padang,KANALSUMATERA.com- Akademisi Biologi Universitas Andalas (Unand) Padang M Najri Janra, Ms.Si menyarankan masyarakat tidak memberi makanan kepada kera yang berada di pinggir jalan karena akan membuat hewan menjadi habituasi.

"Memberi makan kepada hewan di pinggir jalan secara biologi sebenarnya bermasalah karena akan membuat kera menjadi habituasi atau tidak takut lagi dengan manusia dan menimbulkan ketergantungan," kata dia di Padang, Rabu.

Menurut dia contoh paling parah yang diakibatkan kebiasaan memberi makan kera adalah kasus di Ubud Bali.
Di sana kera yang ada di pura berani memeriksa isi tas pengunjung, mengambil uang hingga kamera karena terlalu dibiasakan, kata dia.

Kemudian perilaku memberi makan kera di pinggir jalan juga berisiko terjadi penularan penyakit.
Manusia dengan kera kan satu ordo primata, jadi kemungkinan penularan penyakit dari kera ke manusia amat mungkin terjadi jika ada kasus pandemik, katanya.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Ia menyampaikan masyarakat tak perlu khawatir karena hewan sudah punya kemampuan mencari makan sendiri secara alami.
Karena kera punya kemampuan belajar tinggi dibandingkan hewan lain begitu tahu ada manusia memberi makan maka mereka akan terbiasa berada di lokasi tertentu, katanya.

Ia menilai jauh sebelum adanya kebiasaan memberi makan di pinggir jalan kera sudah bisa mencari makan sendiri di habitatnya.
Yang perlu dilakukan adalah tidak merusak habitatnya dan salah satu penyebab muncul ke tempat yang biasa disinggahi manusia salah satunya karena habitat yang terganggu, ujarnya.

Terkait adanya kera yang mengganggu manusia di pinggir jalan ia menduga itu adalah pejantan jenis alfa yang biasanya menjadi penguasa di kelompoknya kemudian terusir karena dikalahkan pejantan baru. (*)



Terkait
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta J
Lainnya
Nekat Jadi Jambret di Dabo Singkep, Pria Ini Terancam 5 Tahun Bui
Nekat Jadi Jambret di Dabo Singkep, Pria Ini Terancam 5 Tahun Bui
Pembangunan Masjid Nurul Hafsah, Camat Abdimas: Masjid
Bulog Akui Ribuan Ton Stok Beras di OKU Timur Turun Mut
4 Jenazah Korban Lion Air JT 610 Tiba di Bangka Belitun
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung