Ikan Berformalin Dalam Kapal Asal Malaysia Ditangkap di Aceh

Amar
Kamis, 7 Februari 2019 14:41:46
Kapal Berbendera Malaysia kandas saat memasuki dermaga pelabuhan perikanan Samudera Kutaraja, Lampulo Banda Aceh.

BANDA ACEH, KANALSUMATERA.com- Kapal pengawas perikanan Hiu 012 Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) menangkap dua kapal nelayan berbendera Malaysia beserta nakhoda dan tujuh Anak Buah Kapal (ABK) warga negara Thailand karena diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Indonesia, Sabtu (2/2).

Ternyata, ikan yang ada dalam kapal asal Malaysia tersebut memiliki tanda-tanda sudah bercampur formalin, sehingga tidak layak lagi untuk dikonsumsi.

Kepala PSDKP Lampulo Banda Aceh, Basri mengatakan ikan diatas dua kapal itu memang terdapat tanda-tanda berformalin, apalagi pihaknya juga menemukan adanya bahan formalin didalam kapal.

Kemudian, kata Basri, ABK sendiri juga mengakui bahwa ikan tersebut sudah tercampur formalin, hal itu dilakukan karena berdasarkan pengakuan para ABK kalau di Malaysia memperbolehkan ikan berformalin.

"Mereka (ABK) mengakui bahwa ikan berformalin, karena di Malaysia menurut mereka dibolehkan ikan berformalin, tapi di Indonesia itu formalin sama sekali tak ada toleransi, tidak bisa berformalin," kata Basri kepada wartawan, Kamis (7/2).

Terhadap ikan-ikan itu, Basri menuturkan pihaknya akan melakukan tes lebih lanjut, kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan mengingat ikan tersebut tidak layak untuk dikonsumsi.

"Akan dibuatkan berita acara pemusnahan, akan dimusnahkan karena tidak layak konsumsi," ujarnya.

Basri juga menyampaikan, berdasarkan keterangan ABK, mereka sendiri tidak menyantap ikan-ikan berformalin tersebut. Tetapi ada ikan lain yang sudah dipisahkan untuk dimakan, dan itu tidak mengandung formalin.

"Untuk makan mereka, ada ikan lain yang sudah dipisahkan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, ada sembilan ABK dan dua nahkoda kewarganegaraan Thailand melakukan penangkapan ikan secara ilegal mengunakan trawl yang dilarang di Indonesia.

Di dalam dua kapal yang berukuran 63 dan 64 gross tonnage (GT) itu, kata Basri, ditemukan sejumlah ikan berbagai jenis hasil tangkapannya di perairan Indonesia.

"Di dalam kapal kami temukan ikan berbagai jenis dengan jumlah yang banyak, tapi untuk beratnya belum kami hitung," sebutnya kepada wartawan, Rabu (6/2).ajn.ks



Lainnya
Kapolda Riau Pimpin Sertijab Strategis, Dirintel, Kabid Humas dan Empat Kapolres Berganti
Kapolda Riau Pimpin Sertijab Strategis, Dirintel, Kabid Humas dan Empat Kapolres Berganti
Wujud Nyata Pelayan Publik, Pj. Walikota Pekanbaru Lunc
Tolak Sidang Paripurna, Komisi I DPRD Pessel: Wabup Kan
Pemeriksaan 12 Saksi Rampung
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Nasional
Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
MUI Desak Polri Klarifikasi Penggerebekan Ponpes Hamala
Legislator PKS Johan Rosihan Dukung Polri Tetapkan 20 K