HUT ke-27 Pelalawan, Abdullah Soroti Pengangguran dan Tantangan Anggaran Daerah

Mawardi Tombang Amar
Senin, 12 Oktober 2026 19:23:35
Abdullah

KANALSUMATERA.com - PELALAWAN – Memasuki usia ke-27 tahun pada 12 Oktober 2026, Kabupaten Pelalawan diharapkan semakin memperkuat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hal itu disuarakan oleh anggota DPRD Riau, Abdullah.

Abdullah, menilai kemajuan Kabupaten Pelalawan tidak cukup hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan aktivitas ekonomi. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi lokal.

“Memasuki usia ke-27 tahun, Kabupaten Pelalawan harus menjadikan momentum hari jadi ini sebagai kesempatan untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan lapangan kerja, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara merata,” ujarnya, Senin (12/10/2026).

Menurut Abdullah, salah satu aspek yang perlu menjadi perhatian adalah kemampuan daerah dalam menyediakan kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pelalawan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 2025 tercatat sebesar 2,42 persen.

Angka tersebut dapat menjadi salah satu indikator dalam mengevaluasi kondisi ketenagakerjaan sekaligus merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk memperluas kesempatan kerja.

Baca: TP-PKK Kampar Bagikan 500 Masker Saat Kabut Asap Karhutla Memburuk

“Berdasarkan data BPS yang kita dapat, Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten Pelalawan pada 2025 tercatat sebesar 2,42 persen. Angka ini perlu menjadi salah satu bahan evaluasi dalam memperkuat penciptaan lapangan kerja, meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, dan mendorong pertumbuhan UMKM agar masyarakat memiliki lebih banyak peluang untuk meningkatkan pendapatan,” katanya.

Anggaran Daerah Perlu Dikelola Secara Cermat

Selain persoalan ketenagakerjaan, Abdullah menilai kemampuan keuangan daerah juga menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan. Perencanaan anggaran yang tepat diperlukan agar program prioritas tetap berjalan dan pelayanan publik dapat terus ditingkatkan.

Dalam penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) APBD 2026 pada November 2025, Pemerintah Kabupaten Pelalawan memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp1,65 triliun. Angka tersebut turun 12,90 persen dibandingkan target pendapatan 2025.

Data tersebut menunjukkan pentingnya penentuan prioritas belanja dan pengelolaan fiskal yang efektif. Meski demikian, angka itu merupakan proyeksi dalam dokumen perencanaan anggaran, bukan realisasi pendapatan daerah.

Baca: Cetak KTP Kini Didekatkan ke Kecamatan, Pemkab Kampar Percepat Layanan Administrasi

“Di sisi lain, proyeksi pendapatan daerah dalam KUA–PPAS APBD 2026 sebesar Rp1,65 triliun juga menunjukkan pentingnya pengelolaan anggaran yang cermat. Pemerintah daerah harus mampu menetapkan prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan masyarakat, menjaga efektivitas belanja, dan memastikan program-program strategis tetap berjalan sesuai kemampuan keuangan daerah,” ungkap Abdullah.

Ia berharap pengelolaan anggaran tetap memperhatikan kebutuhan mendasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga program pemberdayaan ekonomi. Selain itu, pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran perlu diperkuat agar setiap program memberikan hasil yang terukur.

Optimalkan Potensi Perkebunan dan Industri

Abdullah menilai Pelalawan memiliki potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan, terutama dari sektor perkebunan, industri, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, pengembangan sektor-sektor tersebut perlu diarahkan untuk menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Keterlibatan tenaga kerja lokal dan pelaku UMKM dalam rantai pasok industri juga perlu diperkuat agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Baca: Pemkab Kampar dan Pemprov Riau Perkuat Koordinasi Penanganan Pengungsi

Peningkatan keterampilan tenaga kerja, kemudahan akses bagi pelaku usaha, serta penguatan kapasitas UMKM dinilai dapat menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah ke depan.

“Saya berharap pada usia ke-27 ini, Pelalawan semakin mampu mengoptimalkan potensi perkebunan, industri, dan usaha masyarakat untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” ujarnya.

Di samping pertumbuhan ekonomi, ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang menjadi salah satu tantangan di Provinsi Riau, perlu diantisipasi melalui pencegahan, pengawasan, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, pembangunan berkelanjutan membutuhkan keterlibatan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai pihak terkait agar pemanfaatan sumber daya alam tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Lebih lanjut, Abdullah berharap peringatan HUT ke-27 Kabupaten Pelalawan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Baca: Bupati Kampar Tegaskan Disiplin ASN, Tak Ikut Apel TPP Dipotong

Ia juga berharap pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi masyarakat terus menjadi perhatian dalam kebijakan pembangunan.

“Pembangunan harus berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan, peningkatan pendidikan dan kesehatan, serta pemerataan infrastruktur. Dengan sinergi pemkab, Pemprov Riau, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat, Pelalawan diharapkan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutupnya.



Terkait
Hotspot Karhutla Nol, Pemkab Kampar Perkuat Pendinginan dan Pencegahan
Hotspot Karhutla Nol, Pemkab Kampar Perkuat Pendinginan dan Pencegahan
Kepungan Asap Belum Reda, 11 Ribu Masker Gratis Dibagik
Dosen Politeknik Kampar Dorong Bungkil Sawit Jadi Pakan
Kembara Bela Negara PKS Kampar 2026, Peserta Jalani Tan
Lainnya
Puncak Milad Ke-17 UMRI Dihadiri Ketua PP Muhammadiyah, Menteri, dan Tokoh Muslim Dunia
Puncak Milad Ke-17 UMRI Dihadiri Ketua PP Muhammadiyah, Menteri, dan Tokoh Muslim Dunia
Layani Warga dengan Maksimal, Pemko Pekanbaru Hadirkan
Lebih Senang Jualan Sabu, Oknum PNS di Kandis yang Terl
Isdianto Dukung Pengembangan Tanaman Obat Keluarga di K
Hukum
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray, Uang Dikembalikan ke KPK
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray, Uang Dikembalikan ke KPK
Kasus Korupsi Motor Listrik BGN Memasuki Babak Baru, Li
Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, Polisi Amankan 24 Ora
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini