Hari Batik Nasional, Bupati Ahmad Yuzar Tinjau 6 Rumah Produksi Batik Kampar

Kanama
Sabtu, 3 Oktober 2026 07:06:35

KANALSUMATERA.com - Kampar — Pemerintah Kabupaten Kampar terus mendorong pengembangan industri kreatif sekaligus pelestarian budaya daerah. Bertepatan dengan Hari Batik Nasional 2026, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. meninjau enam rumah produksi batik yang berada di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Jumat (02/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Yuzar melihat langsung aktivitas produksi batik, mulai dari proses pengerjaan hingga kreativitas para pengrajin dalam mengembangkan motif khas Kampar.

Peninjauan itu menjadi bagian dari perhatian Pemkab Kampar terhadap keberlangsungan industri batik lokal. Selain memiliki nilai ekonomi, batik dinilai menjadi salah satu bagian penting dari identitas dan kekayaan budaya masyarakat Kampar.

Baca: 8 Tahun Mangkrak, Pemprov Riau Siapkan Solusi untuk Jembatan Rumbio

Ahmad Yuzar mengatakan, pengembangan batik Kampar perlu dilakukan secara berkelanjutan, baik dari aspek kualitas produk, inovasi motif maupun pemasaran.

“Kita ingin batik khas Kampar terus berkembang, baik dari sisi kualitas, motif maupun pemasarannya. Ini bukan hanya soal produk kerajinan, tetapi juga menyangkut identitas dan kekayaan budaya masyarakat Kampar,” ujar Ahmad Yuzar.

Baca: Kasus ISPA Kampar Turun Drastis Jadi 1.896 Kasus pada September 2026

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan kepada para pembatik dan pemilik rumah produksi melalui Dekranasda maupun perangkat daerah terkait.

Salah satu perhatian Pemkab Kampar adalah melakukan pendataan rumah produksi batik sekaligus mendorong perlindungan hak kekayaan intelektual terhadap motif-motif batik khas Kampar melalui Kementerian Hukum Riau.

Perlindungan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi para pengrajin. Dengan demikian, motif khas Kampar dapat terlindungi dan tidak digunakan pihak lain tanpa izin.

Baca: Gowes Silaturahmi Kampar 2026, Ribuan Peserta Jelajahi Wisata dan Kuliner Lokal

Selain aspek pelestarian budaya, penguatan sektor batik juga dinilai memiliki peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Keberadaan rumah produksi dan pengrajin batik lokal diharapkan mampu menciptakan peluang usaha sekaligus meningkatkan nilai tambah produk daerah.

Dalam peninjauan enam rumah produksi batik tersebut, Bupati Kampar didampingi Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Kampar Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., Ketua Harian Dekranasda Kampar Edward, S.E., M.Si., jajaran Dekranasda serta Analis Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Riau.

Baca: Truk Over Muatan Bikin Jalan Kampar Rusak, DPRD Riau Desak Tambang Ditertibkan

Momentum Hari Batik Nasional, kata Ahmad Yuzar, diharapkan semakin memotivasi para pembatik di Kabupaten Kampar untuk menghasilkan karya yang inovatif dan memiliki daya saing.

Pemkab Kampar juga berharap batik khas daerah tidak hanya semakin dikenal masyarakat lokal, tetapi mampu berkembang sebagai produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kampar. (SM)



Terkait
Evaluasi APBD 2026, Ahmad Yuzar Minta OPD Kampar Percepat Realisasi Anggaran
Evaluasi APBD 2026, Ahmad Yuzar Minta OPD Kampar Percepat Realisasi Anggaran
Karhutla Kembali Membara di Dayun Siak, 50 Personel Dik
Muskablub Korpri Kampar, Ardi Mardiansyah Terpilih Pimp
Kembara Bela Negara PKS Kampar 2026, Peserta Jalani Tan
Lainnya
Pemko Pekanbaru Akan Salurkan Bantuan Tunai Bagi Warga yang Terdampak Banjir
Pemko Pekanbaru Akan Salurkan Bantuan Tunai Bagi Warga yang Terdampak Banjir
Masyarakat Aceh Kecam Penembakan Muslim di Selandia Bar
Dapat Alat M2M Cetak e KTP di Lampung Makin Cepat
Kampung KB Upaya Bangun Keluarga Sejahtera
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Nasional
Prabowo Lantik Budi Gunawan Jadi Wantimpres, PDIP: Selamat Bekerja
Prabowo Lantik Budi Gunawan Jadi Wantimpres, PDIP: Selamat Bekerja
Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolab
Arsip Pendidikan Gibran Tak Ditemukan di KBRI Singapura
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket