Hendry Munief Luncurkan Buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, Angkat Kinerja sebagai anggota DPR RI

Mawardi Tombang Amar
Rabu, 17 Juni 2026 07:45:15

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Anggota Komisi VII DPR Republik Indonesia, Hendry Munief, resmi meluncurkan buku berjudul Jejak 1 Tahun Pengabdian yang merangkum perjalanan hidup serta capaian kinerjanya untuk daerah pemilihan Riau 1 dan kontribusi bagi Indonesia secara umum. Peluncuran buku ini digelar di Pekanbaru pada Selasa, bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam yang sarat makna hijrah dan perubahan.

Dalam sambutannya, Hendry Munief menegaskan bahwa peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan sekaligus dorongan untuk menghadirkan transformasi yang lebih baik ke depan.

"Peluncuran buku ini merupakan inspirasi luar biasa dari para tokoh supaya apa yang dikerjakan ditulis agar jejak perjuangan tersebut nampak. Juga agar generasi di masa depan juga bisa melihat," katanya.

Buku ini tidak hanya berisi catatan kinerja, tetapi juga dihiasi berbagai sambutan dan testimoni dari tokoh penting nasional dan daerah. Di antaranya Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Presiden PKS, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua Fraksi PKS, hingga jajaran pengurus PKS di Provinsi Riau.

Baca: Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Polisi Ungkap Hasil Forensik dan CCTV

Selain itu, dukungan juga datang dari mitra kerja Komisi VII DPR RI, seperti Kementerian Pariwisata, Kementerian UMKM, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian, Badan Standardisasi Nasional, TVRI, RRI, serta Lembaga Kantor Berita Negara Antara.

Dukungan serupa turut diberikan oleh para kepala daerah di Provinsi Riau, mulai dari Gubernur hingga bupati dan wali kota di wilayah Dapil Riau 1, seperti Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai. Bahkan, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby juga turut memberikan kontribusi meski berada di luar daerah pemilihan Hendry Munief.

Buku yang ditulis oleh Muflih Helmi ini mengulas perjalanan hidup Hendry Munief secara komprehensif, mulai dari masa kecil di Riau, pendidikan di Bandung, Jawa Barat, hingga menempuh pendidikan magister di Malaysia. Selain itu, buku ini juga memaparkan berbagai perjuangan dan program kerja selama menjabat sebagai anggota DPR RI.

"Saya harap ini memberikan inspirasi kepada masyarakat bahwa melihat seseorang bukan saat berhasilnya tapi bagaimana prosesnya. Buku ini tidak hanya berbicara bagaimana proses menjadi anggota tapi juga sebagai bentuk pelaporan dalam setahun Oktober 2024 sampai Oktober 2025," ungkapnya.

Baca: Semarak HUT Riau ke-69, 200 ASN Bappeda Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau, Bobby Rachmat, yang hadir mewakili Gubernur Riau, menyampaikan apresiasi atas peluncuran buku tersebut. Ia menilai karya ini menjadi bukti nyata perjuangan wakil rakyat di tingkat pusat, khususnya dalam memperjuangkan kepentingan daerah.

Salah satu isu strategis yang disorot dalam buku tersebut adalah pendidikan vokasi di Riau. Menurut Bobby, persoalan rendahnya serapan lulusan SMK di dunia kerja menjadi perhatian serius.

"Lapangan pekerjaan banyak di riau tapi serapan tamatan SMK sangat kurang, ini menjadi salah satu fokus Pak Hendry Munief dalam buku ini yang kita sangat apresiasi," ujarnya.

Acara peluncuran buku ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Dewan Pengurus Harian Lembaga Adat Melayu Riau Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, mantan Gubernur Riau Rusli Zainal, Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau, pimpinan pondok pesantren, serta berbagai organisasi perempuan.

Terkait
Bupati Kampar Genjot Kinerja OPD, Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Juni 2026
Bupati Kampar Genjot Kinerja OPD, Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Juni 2026
Bupati Kampar Bahas Strategi Sawit Bersama GAPKI, Perku
Hindari Penyakit Jelang Lebaran, Dinkes Kampar Ingatkan
Wabup Kampar Terima Kunjungan Ninik Mamak Kenegerian Li
Lainnya
Hendry Munief dan Bupati Afni Gagas Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kota Siak
Hendry Munief dan Bupati Afni Gagas Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kota Siak
DLHK Kota Pekanbaru Angkut Sampah di Pasar Arengka, Ker
BBPOM Pekanbaru Sita Ribuan Kosmetik Ilegal
Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pedagang Kios Bakar Sepeda
Pendidikan
Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September
Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September
Pemko Pekanbaru Perluas Seragam Sekolah Gratis, DPRD In
LatihanĀ  Tingkat II Kwarran Bukit Raya Resmi Dibuka, G
Hukum
Eksepsi Dibacakan, Tim Hukum Rida K Liamsi Nilai Dakwaan Kasus PT Riau Pos Kabur dan Keliru
Eksepsi Dibacakan, Tim Hukum Rida K Liamsi Nilai Dakwaan Kasus PT Riau Pos Kabur dan Keliru
Tiga Pelaku Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumut
Kasus Jembatan Air Hitam Rohil Memanas, Polda Riau Peri
Ekonomi
Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Pangkas Ja
Pasar Murah Pemprov Riau Sambangi Kampar dan Empat Keca
Politik
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke FraksiĀ 
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
Delapan OPD Riau Borong Penghargaan Kearsipan, Bapenda Masuk Jajaran Terbaik 2026
Delapan OPD Riau Borong Penghargaan Kearsipan, Bapenda Masuk Jajaran Terbaik 2026
Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Po
Bupati Kampar Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI dan Hari
Lifestyle
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker d