Hari Lahir Pancasila,Kasmarni Serukan Literasi Digital Berlandaskan Pancasila di Era Globalisasi

Mawardi Tombang
Minggu, 1 Juni 2025 19:34:54

BENGKALIS, KANALSUMATERA.com -mentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025, Bupati Bengkalis membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia pada upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Ahad, (1/6/2025)

Upacara yang dilangsungkan dengan penuh khidmat tersebut menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat kembali nilai-nilai Pancasila, terutama di tengah tantangan dunia digital dan globalisasi yang semakin kompleks.

Dalam amanatnya, Bupati menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam berinteraksi di ruang digital. Menurutnya, dunia maya bukanlah ruang bebas nilai, melainkan harus dibingkai oleh etika, toleransi, dan semangat saling menghargai sebagaimana semangat yang terkandung dalam setiap sila Pancasila.

Baca: Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berbagai Aktifitas Wisata

“Pancasila harus menjadi panduan dalam beraktivitas di media sosial maupun platform digital lainnya. Mari kita lawan hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi dengan literasi digital dan semangat gotong-royong,” seru Bupati di hadapan peserta upacara.

Lebih lanjut, Bupati Kasmarni menegaskan perkembangan teknologi tidak boleh menggerus nilai-nilai kebangsaan. Justru, di era globalisasi ini, pemahaman dan penghayatan terhadap Pancasila harus semakin diperkuat, agar bangsa Indonesia tetap memiliki jati diri dan arah moral yang kokoh dalam menghadapi perubahan zaman.

Baca: Srigala Muda Asal Siak Hulu Juarai Pacu Sampan HUT Kampar ke-76

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat melalui Asta Cita delapan agenda strategis menuju Indonesia Emas 2045 menempatkan penguatan ideologi Pancasila sebagai prioritas utama. Pembangunan bangsa, ungkap Kasmarni, tidak boleh lepas dari akar nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

“Tanpa arah ideologis yang kuat, kemajuan bisa rapuh. Ekonomi yang tumbuh tanpa keadilan akan menciptakan kesenjangan. Teknologi yang berkembang tanpa bimbingan moral akan menjerumuskan pada dehumanisasi,” jelasnya.

Pidato juga menyoroti perlunya revitalisasi nilai Pancasila dalam sektor pendidikan, birokrasi, dan ekonomi. Khususnya dalam dunia pendidikan, generasi muda harus dibekali tidak hanya dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter kuat dan integritas moral. Di ruang pemerintahan, nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam pelayanan publik yang adil dan berpihak pada rakyat.

Baca: Khutbah Idul Fitri di Pekanbaru, Hendry Munief Ajak Masyarakat Merajut Tenun Persaudaraan

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sekadar seremonial belaka. Ia menegaskan, komitmen terhadap Pancasila harus tercermin dalam kebijakan, tindakan, dan tutur kata sehari-hari.

“Dirgahayu Pancasila. Jayalah Indonesiaku. Mari jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa, dan bernegara,” tutup Bupati dengan penuh semangat.

Baca: Kepala Diskominfotiksan Kampar Terima Telkomsel Region Sumbagteng; Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Adapun petugas upacara Hari Lahir Pancasila tahun 2025, bertindak sebagai Perwira Upacara Lettu Inf. ucok D Samosir, Komandan Upacara IPDA Reza Ilham sementara pengibar Bendera Merah Putih Paskibraka Bengkalis tahun 2024.

Terlihat hadir, Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, Forkopimda Bengkalis, Sekda Bengkalis Ersan Saputra, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah serta pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkup Pemkab Bengkalis(inf/red)

Terkait
Bupati dan Wabup Kampar Hadiri Tradisi Makan Bajambau di Balai Adat
Bupati dan Wabup Kampar Hadiri Tradisi Makan Bajambau di Balai Adat
Berkat Perjuangan Adam Syafaat, Tiga Dusun Terpencil di
Hendry Munief Dorong Pendirian Sekolah Vokasi Industri
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Minta Balai Jalan Nasiona
Lainnya
Pemkab Rohil Gratiskan Seragam Sekolah Gratis  Siswa SD dan SMP
Pemkab Rohil Gratiskan Seragam Sekolah Gratis  Siswa SD dan SMP
Momen Lebaran, IPKR Bakal Gelar 'Baolek Godang' Masyara
Komisi V DPR RI Tinjau Jalan Lintas Bono dan Danau Boku
KPID Sumbar Wacanakan Pengawasan Penyiaran Media Sosial
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I