Gubernur Syamsuar Resmikan Riau Halal Fair 2023
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar secara langsung melakukan pemotongan pita dalam rangka meresmikan pagelaran Riau Halal Fair di Kawasan Masjid Raya An-nur, Kota Pekanbaru, Senin (03/04/2023).
Menampilkan bazar berbagai kudapan buka puasa, makanan, minuman, busana muslim, perlengkapan ibadah, handy craft, hingga stand pembukaan rekening secara online.
Dikatakan Gubri Syamsuar, pameran Riau Halal Fair ini merupakan sebagai langkah menindak lanjuti pengembangan ekonomi syariah dan sekaligus melaksanakan Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Provinsi Riau.
“ Tindak lanjut dari kegiatan ini ada juga akan di lakukan di mal-mal di Kota Pekanbaru berkaitan dengan fashion, itu semua dalam rangka untuk melaksanakan gerakan nasional bangga buatan Indonesia termasuk juga pengembangan ekonomi syariah,” katanya.
Orang nomor satu di Provinsi Riau menjelaskan, bahwa dirinya sempat berinteraksi kepada setiap pedagang yang ada di stand. Dia ungkapkan pada bulan puasa, para pelaku UMKM ini berjualan setiap hari dan pulang setelah selesai salat tarawih.
Baca: Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar Tekankan Transformasi Posyandu Melalui 6 Standar Pelayanan Minimal
“ Tadi saya mendapat informasi dari ibu-ibu yang berjualan disini memang saat ini mereka ramai pada saat bulan puasa. Dan mereka-mereka ini berjualan sampai malam, sampai nanti selesai taraweh mereka masih di sini,” ungkapnya.
“ Mudah-mudahan dari apa yang di tampilkan ini kita akan melihat produk makanan dan minuman hingga fashion yang ini semua adalah kebutuhan dari masyarakat semua,” lanjutnya.
Pada kesempatan itu, mantan Bupati Siak dua periode tersebut juga berharap bagi para pelaku UMKM dapat memanfaatkan Riau Halal Fair ini sebagai wadah promosi.
“ Harapan kami bagi masyarakat Pekanbaru manfaatkanlah tempat yang telah di persiapkan ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi promosi penjual maupun masyakarat yang ada.” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Riau Kepri Syariah, Andi Buchari menyampaikan bahwa ini bentuk dukungan dan misi dari pihaknya dalam membentuk ekosistem syariah yang membina para pelaku UMKM di Bumi Lancang Kuning.
Baca: Sektor Perkebunan Berikan Kontribusi dalam Pembangunan, Disbun Kampar Prioritaskan Jalan Produksi
“ Dukungan dari BRK Syariah tentu saja salah satu misi kita kan membentuk ekosistem syariah, contohnya itu membina pelaku UMKM. Makanya kami begitu ada program dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) kemudian di turunkan ke Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) kami menyambut baik untuk menyelenggarakan Riau Halal Fair,” ucapnya.
Andi menerangkan, kegiatan ini berlangsung mulai dari 23 Maret hingga 18 April. Pada bazar Riau Halal Fail tersebut juga terdapat 30 stand yang tidak di pungut pembiayaan pendaftaran.
“ Ini ada 30 stand gratis, syaratnya satu saja dia harus menjadi nasabah BRK Syariah. Sebagian dari yang berjualan di sini sudah ada yang telah menjadi binaan kami. Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan ramadan, mungkin selesai 10 hari sebelum hari raya idul fitri.” pungkasnya. ***
PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar secara langsung melakukan pemotongan pita dalam rangka meresmikan pagelaran Riau Halal Fair di Kawasan Masjid Raya An-nur, Kota Pekanbaru, Senin (03/04/2023).
Baca: Meriahkan Idul Fitri 1447 H, Bupati Kampar Lepas Peserta Pawai Takbir Keliling
Menampilkan bazar berbagai kudapan buka puasa, makanan, minuman, busana muslim, perlengkapan ibadah, handy craft, hingga stand pembukaan rekening secara online.
Dikatakan Gubri Syamsuar, pameran Riau Halal Fair ini merupakan sebagai langkah menindak lanjuti pengembangan ekonomi syariah dan sekaligus melaksanakan Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Provinsi Riau.
“ Tindak lanjut dari kegiatan ini ada juga akan di lakukan di mal-mal di Kota Pekanbaru berkaitan dengan fashion, itu semua dalam rangka untuk melaksanakan gerakan nasional bangga buatan Indonesia termasuk juga pengembangan ekonomi syariah,” katanya.
Orang nomor satu di Provinsi Riau menjelaskan, bahwa dirinya sempat berinteraksi kepada setiap pedagang yang ada di stand. Dia ungkapkan pada bulan puasa, para pelaku UMKM ini berjualan setiap hari dan pulang setelah selesai salat tarawih.
“ Tadi saya mendapat informasi dari ibu-ibu yang berjualan disini memang saat ini mereka ramai pada saat bulan puasa. Dan mereka-mereka ini berjualan sampai malam, sampai nanti selesai taraweh mereka masih di sini,” ungkapnya.
Baca: Momen Ramadhan PKS Inhil Gelar Bazar Sembako Murah untuk Masyarakat: Komitmen untuk Hadir!
“ Mudah-mudahan dari apa yang di tampilkan ini kita akan melihat produk makanan dan minuman hingga fashion yang ini semua adalah kebutuhan dari masyarakat semua,” lanjutnya.
Pada kesempatan itu, mantan Bupati Siak dua periode tersebut juga berharap bagi para pelaku UMKM dapat memanfaatkan Riau Halal Fair ini sebagai wadah promosi.
“ Harapan kami bagi masyarakat Pekanbaru manfaatkanlah tempat yang telah di persiapkan ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi promosi penjual maupun masyakarat yang ada.” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Riau Kepri Syariah, Andi Buchari menyampaikan bahwa ini bentuk dukungan dan misi dari pihaknya dalam membentuk ekosistem syariah yang membina para pelaku UMKM di Bumi Lancang Kuning.
“ Dukungan dari BRK Syariah tentu saja salah satu misi kita kan membentuk ekosistem syariah, contohnya itu membina pelaku UMKM. Makanya kami begitu ada program dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) kemudian di turunkan ke Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) kami menyambut baik untuk menyelenggarakan Riau Halal Fair,” ucapnya.
Baca: Bupati Kasmarni Dorong Desa Antikorupsi, Pangkalan Jambi Terbaik se-Riau
Andi menerangkan, kegiatan ini berlangsung mulai dari 23 Maret hingga 18 April. Pada bazar Riau Halal Fail tersebut juga terdapat 30 stand yang tidak di pungut pembiayaan pendaftaran.
“ Ini ada 30 stand gratis, syaratnya satu saja dia harus menjadi nasabah BRK Syariah. Sebagian dari yang berjualan di sini sudah ada yang telah menjadi binaan kami. Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan ramadan, mungkin selesai 10 hari sebelum hari raya idul fitri.” pungkasnya. ***
